Miliarder Joesley dan Wesley, Suap Ribuan Politisi Brasil Guna Kepentingan Bisnis

JBS Foods
JBS Foods

Jakarta | EGINDO.co – Baron daging sapi, Keluarga Batista. Miliarder bersaudara Brasil, Joesley dan Wesley, memiliki JBS Foods, salah satu perusahaan pemrosesan daging terbesar di dunia. Perusahaan itu telah sangat terlibat dalam pengaruh politik. Demikian dilansir dari ABC RN’s Late Night Live menulis minat Austin Frerick terhadap peternak kaya raya.

Disebutkan pada tahun 2020, eksekutif tinggi perusahaan mengaku bersalah karena menyuap lebih dari 1.900 politisi Brasil untuk memajukan kepentingan bisnis mereka. Perusahaan itu didenda. Namun, seperti yang dijelaskan Frerick, saudara-saudara itu memiliki monopoli mereka.

Di Australia, JBS adalah perusahaan pemrosesan makanan dan daging terbesar di negara itu, mempekerjakan lebih dari 14.000 pekerja di 50 situs. Anda mungkin tidak tahu nama JBS. Tapi jika Anda membeli ham Primo, burger McDonald’s, atau daging dari Coles, Woolworths atau Aldi, kemungkinan besar Anda makan produk JBS.

Baca Juga :  Pasar Gelap Bahan Bakar Tumbuh Di Tengah Krisis Sri Lanka

Baru-baru ini, JBS memperluas ke bisnis budidaya ikan di Tasmania, mengakuisisi Huon Aquaculture, produsen Salmon utama yang dijual di sekitar Australia dan diekspor secara global.

Kemana dari sini? Frerick ingin melihat Amerika Serikat kembali ke praktik pertanian independen dan berkelanjutan karena dia percaya sistem pangan saat ini di Amerika Serikat adalah benar-benar radikal, mengingat ukuran dan skala usaha pertanian saat ini. “Sejujurnya, hal yang paling sederhana adalah meletakkan hewan kembali di tanah,” katanya.

“Kita harus mengakhiri model industri ini; itu lebih baik untuk komunitas pedesaan, lebih baik untuk lingkungan dan itu membuat makanan terasa lebih enak,” katanya.

Pertanian adalah kontributor besar emisi dan saat dunia menghadapi krisis iklim yang semakin dalam, Frerick mengatakan sistem pangan Amerika Serikat perlu berubah. “Anda memiliki peternakan susu industri yang terjadi di Barat dan akuifer yang tidak dapat mempertahankannya, yang sangat mengerikan bagi sapi dan mengerikan bagi pekerja,” katanya.

Baca Juga :  Medan, Deliserdang Langka LPG 3 Kg, KPPU Panggil Pertamina

Frerick mengatakan semuanya itu tergantung kepada bagaimana kehendak politik. “Anda hanya harus memecah perusahaan-perusahaan ini dan itu dilakukan tidak sulit, lebih kepada pertanyaan tentang keberanian politik,” kata Frerick menegaskan.@

ABC RN’s/timEGINDO.co

Bagikan :