Kota Deltamas Luncurkan Almandine Business Gallery Tahap2 di Bekasi

Sinar Mas Land meluncurkan kembali Almandine Business Gallery tahap 2 di Kota Deltamas
Sinar Mas Land meluncurkan kembali Almandine Business Gallery tahap 2 di Kota Deltamas

Jakarta | EGINDO.co – Kebutuhan terhadap ruang komersial di Kabupaten Bekasi tercatat masih tinggi, seiring dengan meningkatnya arus urbanisasi dan bertambahnya populasi. Berdasarkan data Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kabupaten Bekasi, jumlah penduduk pada tahun 2023 mencapai 3.214.791 orang, naik hampir 200.000 jiwa dibandingkan tahun sebelumnya. Semakin bertambahnya kebutuhan akan ruang komersial seperti business gallery mendorong Sinar Mas Land meluncurkan kembali Almandine Business Gallery tahap 2 di Kota Deltamas.

Dalam siaran pers Sinar Mas Land yang dilansir EGINDO.co menyebutkan Direktur Operasinal PT Puradelta Lestari Tbk Tommy Satriotomo mengatakan, penjualan Almandine Business Gallery tahap pertama mendapatkan respon yang sangat positif dari masyarakat. Seluruh unit terjual dalam waktu singkat sejak pertama kali diluncurkan, pada akhir tahun 2022 lalu. “Kami yakin dengan captive market yang besar yakni ± 20.000 karyawan Greenland International Industrial Center (GIIC), ± 11.000 karyawan pemerintah Kabupaten Bekasi, dan ± 10.000 penghuni yang tinggal di kawasan Kota Deltamas, membuat Almandine Business Gallery menjadi lokasi perniagaan yang menguntungkan,” katanya.

Direktur Sales & Marketing Kota Deltamas Stanley W. Atmodjo mengatakan dalam peluncuran Almandine tahap kedua akan menawarkan 16 unit business gallery dengan harga mulai Rp2,5 miliar di luar PPN. Promonya sangat menarik, berupa subsidi DP (down payment) pada pembelian setiap unitnya, hingga hadiah elektronik, untuk syarat dan ketentuan berlaku. Almandine Business Gallery hadir dengan 3 tipe pilihan. Tipe pertama memiliki luas tanah 66,5 m2 dengan luas bangunan 166,5 m2. Sama-sama memiliki luas tanah 66,5 m2 namun dengan luas bangunan 233 m2 untuk tipe yang kedua. Sementara, unit terluas berada di tipe yang ketiga, yakni luas tanah 80,5 m2 dengan luas bangunan 275 m2.

Baca Juga :  Taiwan Perketat Batasan Setelah Kasus Covid-19 Domestik Baru

“Business gallery ini didesain dengan konsep Alfresco Dining Food Terrace, yakni area makan yang semi terbuka sehingga lapang dan sejuk. Seluruh unit produk komersial ini dapat dijadikan untuk aneka bisnis seperti showroom, office, retail, hingga restoran. Semua unitnya menghadap ke Jalan Deltamas Boulevard yang memiliki lebar jalan 40 meter, dengan 2 akses jalur keluar dan masuk kendaraan, dan memiliki lahan parkir yang luas,” katanya.

Almandine Business Gallery berlokasi dekat dengan Kantor Pemerintah Kabupaten Bekasi sehingga memudahkan para pelaku industri, perdagangan, dan administrasi penduduk untuk mengurus perizinan (Pelayanan Satu Atap). Letak produk komersial ini juga dekat dengan berbagai macam sekolah nasional maupun tingkat internasional seperti Cikarang Japanese School, Kampus ITSB, SMK Ananda Mitra Industri, serta sejumlah fasilitas kesehatan seperti RS Mitra Keluarga, RS Permata Keluarga dan RS EMC Cikarang. Lokasinya juga dekat dengan AEON Mall Deltamas, yang merupakan AEON Mall terbesar di Asia Tenggara. Almadine Bussiness Gallery berlokasi di kota Deltamas, sebuah kota mandiri terpadu modern yang dikembangkan di atas lahan seluas 3.200 hektare. Township ini menggabungkan area hunian, komersial sekaligus kawasan industri bertaraf internasional, yang dilengkapi berbagai fasilitas serta infrastruktur berkelas dunia.

Baca Juga :  Korut Meluncurkan Rudal Lebih Canggih Setelah Uji Hipersonik

Dari sisi kemudahan akses, Kota Deltamas dapat dijangkau melalui Tol Cikampek, tepatnya di KM 37, dan juga akses Jalan tol Jakarta – Cikampek Selatan di KM 31. Pengguna transportasi umum dapat juga menjangkaunya melalui Stasiun Kereta Cepat Karawang, terhubung langsung dengan Transit Oriented Development (TOD) Kereta Cepat Whoosh, yang rencananya akan beroperasi pada 2025 mendatang.

Kota Deltamas berlokasi di Cikarang Pusat, dengan luas area pengembangan mencapai sekitar 3.200 hektare. Kota Deltamas merupakan kawasan bernilai tinggi di timur Jakarta yang dikembangkan oleh PT Puradelta Lestari Tbk. dengan lokasi yang strategis, cadangan lahan yang luas, akses tol langsung, serta fasilitas dan infrastruktur yang sangat memadai. Kota Deltamas terus mengembangkan infrastruktur kelas dunia yang mendukung self-sustained integrated township, terdiri atas area industri, hunian, dan komersial serta mengembangkan fasilitas fasilitas yang menjamin standar hidup pekerja di kawasan industri, baik bagi penghuni maupun untuk masyarakat di sekitarnya. Beragam fasilitas baru terus bermunculan di kawasan tersebut, mulai dari institusi pendidikan, apartemen sewa, dan rencana pembangunan pusat komersial di Kota Deltamas.

Baca Juga :  Bea Cukai Hong Kong Sergap Penyelundupan Emas Terbesar

Kota Deltamas juga didukung oleh pengelolaan kota yang baik, termasuk jaminan keamanan, kebersihan, dan kenyamanan, serta tata kota yang komprehensif. Pemegang saham mayoritas dan pengendali dari PT Puradelta Lestari Tbk adalah PT Sumber Arusmulia (57,28%), yang merupakan bagian dari Sinar Mas Land, pengembang terkemuka di Indonesia, dan Sojitz Corporation (25,00%), perusahaan general trading dari Jepang dengan jaringan di lebih dari 50 negara di dunia.@

Rel/fd/timEGINDO.co

 

Bagikan :