Hindari Target Waktu dan Kecepatan Kendaraan Saat Mudik 

Pemerhati masalah transportasi dan hukum AKBP ( P ) Budiyanto,SH.SSOS.MH
Pemerhati masalah transportasi dan hukum AKBP ( P ) Budiyanto,SH.SSOS.MH

Jakarta|EGINDO.co Pemerhati masalah transportasi dan hukum Budiyanto menjelaskan, Tradisi pulang Kampung atau mudik lebaran masih menjadi segmen kegiatan masyarakat yang penuh antusias dan menggembirakan. Mereka merasa sangat senang apabila bisa pulang Kampung menengok keluarganya atau sekedar ziarah.

Lanjutnya, Mudik atau pulang Kampung akan diwarnai penggunaan sarana transportasi yang beragam, Sepeda motor, mobil Pribadi dan angkutan umum. Kendaraan pribadi Sepeda motor akan meramaikan situasi di jalanan berbarengan dengan sarana transportasi yang lain.

Dikatakannya, kepada mereka yang mudik menggunakan Sepeda motor supaya tetap berhati-hati mengemudikan kendaraannya lebih utamakan keselamatan. Jangan berpikir cepat sampai tujuan dengan menargetkan waktu dan jarak yang dapat berisiko pada kelelahan yang dapat berpotensi pada kejadian kecelakaan lalu lintas.

Baca Juga :  Kendaraan Dapat Dihapus, Daftar Registrasi Dan Identifikasi

Mantan Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya AKBP (P) Budiyanto, SH. SSOS. MH mengatakan, Pemikiran kejar target waktu dan jarak akan dapat mempengaruhi sikap dan berperilaku pengendara, emosi dan tidak mampu menjaga ketenangan atau konsentrasi dengan baik.

Ungkapnya, Padahal dalam Undang – Undang Lalu Lintas mengamanahkan bahwa setiap orang yang mengemudikan kendaraan wajib berlaku wajar dan penuh konsentrasi. Kelelahan dan pikiran tidak tenang akan dapat mempengaruhi konsentrasi mengemudi. Pergunakan perlengkapan dengan baik dari mulai menggunakan Helm SNI, Jaket, sarung tangan dan menggunakan Sepatu.

“Taati aturan berlalu lintas dan perintah petugas, istirahatlah yang cukup apabila mengalami tanda – tanda kelelahan,”tegasnya.

Diingatkan Budiyanto, Mudik atau pulang kampung adalah kegiatan tradisi tahunan untuk yang menyenangkan tapi jangan karena ingin sampai tujuan Kampung kemudian menargetkan waktu dan jarak yang kemungkinan dapat berpotensi terjadinya Kecelakaan.

Baca Juga :  Oposisi Taiwan Berharap Tingkatkan Referendum Kontroversial

@Sadarudin

Bagikan :