Google Pecat 28 Staf Yang Protes Kontrak Cloud Dengan Israel

Google
Google

Mountain View | EGINDO.co – Google telah memecat 28 karyawan yang terlibat dalam protes terhadap kontrak komputasi Cloud perusahaan teknologi tersebut dengan pemerintah Israel, menurut pernyataan dari perusahaan dan aktivis.

Para pekerja melakukan aksi duduk di kantor perusahaan di California dan New York sehubungan dengan kontrak Google senilai US$1,2 miliar untuk menyediakan peralatan khusus bagi militer Israel. Mereka dipecat pada Rabu (18 April) malam setelah polisi sebelumnya menangkap sembilan orang.

Google mengatakan, “sejumlah kecil pengunjuk rasa karyawan masuk dan mengganggu beberapa lokasi kami”.

“Setelah menolak beberapa permintaan untuk meninggalkan lokasi, penegak hukum dilibatkan untuk menghapusnya guna memastikan keamanan kantor,” kata Google.

Baca Juga :  Deutsche Bank Lakukan PHK Setelah Penurunan Laba Tahun 2023

Perusahaan mengatakan telah melakukan “investigasi individu yang mengakibatkan pemutusan hubungan kerja terhadap 28 karyawan, dan akan terus menyelidiki dan mengambil tindakan sesuai kebutuhan”.

Kelompok yang berada di balik protes tersebut, No Tech for Apartheid, membantah versi Google mengenai kejadian tersebut, dan mengatakan bahwa perusahaan tersebut memecat orang-orang yang tidak berpartisipasi secara langsung.

Klaim perusahaan bahwa protes tersebut merupakan bagian dari kampanye jangka panjang yang dilakukan oleh kelompok-kelompok dan “orang-orang yang sebagian besar tidak bekerja di Google” adalah tidak benar, kata kelompok tersebut.

Kelompok ini mengunggah foto dan video di media sosial yang menunjukkan para pekerja di kantor Google memegang plakat dan duduk di lantai sambil meneriakkan slogan-slogan.

Baca Juga :  1 November 2021, Whatsapp Tidak Bisa Digunakan Ditelepon Ini

Sumber : CNA/SL

Bagikan :