Washington | EGINDO.co – Menteri Keuangan AS Janet Yellen menyuarakan dukungannya terhadap rencana Uni Eropa untuk mengenakan pajak rejeki nomplok atas keuntungan yang diperoleh dari aset negara Rusia yang dibekukan, dan menyebutnya sebagai cara yang “masuk akal” untuk membantu membiayai rekonstruksi Ukraina, kata juru bicara Departemen Keuangan pada hari Kamis. (21 September).
Yellen, yang membahas pembekuan aset Rusia dengan pejabat Ukraina selama kunjungannya ke Kyiv pada bulan Februari, mengatakan kepada wartawan dan editor Bloomberg News bahwa Washington sedang mendiskusikan gagasan tersebut dengan UE, kata juru bicara tersebut.
Yellen telah berulang kali menyuarakan dukungan terhadap tuntutan Ukraina agar Rusia harus membayar atas kerugian yang telah terjadi terhadap Ukraina, namun juga menunjukkan adanya hambatan hukum yang signifikan dalam menghentikan upaya penyitaan sepenuhnya aset-aset bank sentral Rusia senilai US$300 miliar yang dibekukan akibat sanksi.
Tidak ada rincian yang segera tersedia.
Para pejabat UE memperkirakan bahwa keuntungan tak terduga dari aset Rusia yang dibekukan di Eropa dapat menghasilkan €3 miliar (US$3,27 miliar) per tahun untuk membangun kembali Ukraina.
Sumber : CNA/SL