Xi Jinping Memuji Tindakan Tegas Thailand Terhadap Pusat Penipuan

PM Paetongtarn Shinawatra bertemu Presiden Xi Jinping
PM Paetongtarn Shinawatra bertemu Presiden Xi Jinping

Beijing | EGINDO.co – Presiden Tiongkok Xi Jinping berterima kasih kepada Perdana Menteri Thailand Paetongtarn Shinawatra pada hari Kamis (6 Februari) atas “tindakan tegas” yang telah diambil negaranya terhadap pusat-pusat penipuan yang menargetkan warga Tiongkok.

Kompleks-kompleks penipuan telah menjamur di sepanjang perbatasan Thailand-Myanmar, yang dikelola oleh orang asing yang diperdagangkan dan dipaksa untuk menipu rekan-rekan senegaranya dalam industri yang menurut para analis bernilai miliaran dolar.

Sejumlah warga negara Tiongkok telah diselamatkan dari kompleks-kompleks tersebut, yang memicu kekhawatiran di kalangan wisatawan bahwa mereka dapat diculik selanjutnya.

Tiongkok merupakan pasar yang sangat penting bagi Thailand karena negara tersebut berupaya membangun kembali sektor pariwisatanya setelah pandemi COVID-19.

Baca Juga :  Nippon Steel Belum Membatalkan Tawaran Untuk US Steel

Saat bertemu dengan perdana menteri Thailand di Beijing, Xi mengatakan: “Tiongkok menghargai tindakan tegas yang diambil oleh Thailand untuk memerangi perjudian daring dan penipuan melalui telepon dan daring,” demikian dilaporkan oleh penyiar negara CCTV.

“Kedua pihak harus terus memperkuat kerja sama dalam keamanan, penegakan hukum, dan kerja sama peradilan” untuk “melindungi kehidupan dan harta benda masyarakat”, Xi menambahkan.

Saat pasangan itu bertemu, 61 orang yang diselamatkan dari pusat penipuan di Myanmar dikembalikan ke Thailand, kata juru bicara kementerian pertahanan Thanathip Sawangsang kepada AFP.

“Ada sekitar 34 warga Tiongkok. Sisanya berasal dari Indonesia, Ethiopia, dan negara-negara lain di Afrika,” katanya.

Paetongtarn berusaha meyakinkan Xi bahwa “keselamatan orang dan wisatawan yang mengunjungi Thailand adalah prioritas utama pemerintah”, menurut pernyataan dari kantornya.

Baca Juga :  Dolar Berada Di Jalur Kerugian Mingguan Akibat Penundaan Tarif

“Thailand siap meningkatkan kerja sama dengan Tiongkok untuk mengatasi kejahatan yang melewati Thailand dan secara sistematis memperingatkan tentang kemungkinan ancaman,” katanya.

Bangkok menggambarkan pusat penipuan tersebut sebagai “masalah keamanan nasional”.

Pada hari Rabu, otoritas Thailand memutus pasokan listrik ke lima wilayah di Myanmar tempat pusat penipuan diduga berada.

Pada bulan Januari, aktor Tiongkok Wang Xing dilaporkan diselamatkan dari pusat penipuan dunia maya di Myanmar.

Setelah dugaan penculikannya, jumlah wisatawan Tiongkok yang mengunjungi Thailand selama liburan Tahun Baru Imlek menurun tajam dibandingkan tahun-tahun sebelumnya.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :
Scroll to Top