Xi Berkunjung Ke Afsel, Minggu Depan Hadiri KTT BRICS

Presiden China Xi Jinping
Presiden China Xi Jinping

Beijing | EGINDO.co – Pemimpin China Xi Jinping akan melakukan kunjungan kenegaraan ke Afrika Selatan minggu depan, kata kementerian luar negeri pada Jumat (18 Agustus), sembari mengonfirmasi bahwa presiden akan menghadiri KTT BRICS di Johannesburg.

Afrika telah muncul sebagai medan pertempuran diplomatik baru, dengan Barat, Rusia, dan China bersaing untuk mendapatkan pengaruh di tengah persaingan yang meningkat untuk mineral dan divisi internasional yang dipupuk oleh perang di Ukraina.

“Atas undangan Presiden Republik Afrika Selatan Cyril Ramaphosa, Presiden Xi Jinping akan menghadiri KTT BRICS ke-15 yang akan diadakan di Johannesburg, Afrika Selatan dan melakukan kunjungan kenegaraan ke Afrika Selatan dari 21 Agustus hingga 24 Agustus,” kata warga asing China. kata juru bicara kementerian Hua Chunying dalam sebuah pernyataan online.

Baca Juga :  Minyak Jatuh Di Tengah Kekhawatiran Pertumbuhan China

Ini akan menjadi perjalanan internasional kedua Xi pada tahun 2023, setelah melakukan kunjungan kenegaraan resmi ke Rusia pada bulan Maret.

Kepala Brasil, China, India dan Afrika Selatan plus diplomat top Rusia akan berkumpul pada 22 Agustus hingga 24 Agustus dengan tema “BRICS dan Afrika”, kata Menteri Luar Negeri Afrika Selatan Naledi Pandor awal bulan ini.

Pertanyaan telah berputar tentang apakah Presiden Rusia Vladimir Putin – dicari oleh Pengadilan Kriminal Internasional (ICC) untuk perannya dalam perang Ukraina – akan menghadiri konferensi BRICS tahun ini di Afrika Selatan, yang merupakan penandatangan ICC.

Namun juru bicara Ramaphosa bulan lalu mengatakan Putin tidak akan hadir “atas kesepakatan bersama”.

Baca Juga :  AS Batalkan Hampir 1.000 Penerbangan Natal Karena Omicron

Xi sebelumnya mengunjungi Afrika Selatan pada 2018 untuk meningkatkan hubungan diplomatik dan ekonomi negaranya dengan benua itu.

Agenda KTT Johannesburg tahun ini adalah kemungkinan perluasan keanggotaan BRICS di masa mendatang.

Beberapa negara Afrika sebelumnya telah menyatakan keinginan untuk bergabung dengan blok tersebut, termasuk Aljazair, Mesir, dan Ethiopia.

Pada bulan Juli, China menjamu Presiden Aljazair Abdelmadjid Tebboune di Beijing, memuji hubungannya dengan Afrika dan menyerukan kerja sama yang lebih erat.

“China menyambut baik niat positif Aljazair untuk bergabung dengan BRICS, dan mendukung upaya Aljazair untuk mencapai tujuan ini,” kata pernyataan bersama yang dirilis pada saat itu, menambahkan bahwa Tebboune telah mengundang Xi untuk mengunjungi Aljazair.

Baca Juga :  Perubahan Pola Pikir Bisa Jadi Bekal Hadapi Bonus Demografi

Sebanyak 69 negara telah diundang ke KTT di Afrika Selatan, termasuk semua negara Afrika.

BRICS, kelompok yang didefinisikan secara longgar yang melihat dirinya sebagai penyeimbang dominasi ekonomi Barat, mendapatkan namanya dari Brasil, Rusia, India, Cina, dan Afrika Selatan. Blok tersebut sebelumnya mengindikasikan terbuka untuk ekspansi.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :
Scroll to Top