Xavi Janjikan Energi Baru untuk Belanda Setelah Piala Dunia Yang Buruk

Xavi Hernandez, pelatih timnas Belanda yang baru
Xavi Hernandez, pelatih timnas Belanda yang baru

Amsterdam | EGINDO.co – Pelatih tim nasional Belanda, Xavi Hernandez, menjanjikan gaya permainan sepak bola yang menarik, namun yang lebih penting lagi, ia berkomitmen untuk meraih kemenangan selama masa jabatannya.

Mantan gelandang legendaris sekaligus pelatih Barcelona ini telah menandatangani kontrak berdurasi empat tahun yang mencakup gelaran Piala Dunia berikutnya. Ia berjanji akan menyuntikkan energi baru ke dalam skuad Belanda, yang sebelumnya tersingkir di babak 32 besar pada putaran final tahun ini.

“Kami memiliki banyak pemain berbakat, namun hal terpenting bagi saya adalah membangun sebuah tim dan kelompok yang solid. Dari sisi permainan, kami ingin menciptakan tim yang sangat berani untuk mendominasi pertandingan dan mengambil inisiatif saat menguasai bola,” ujarnya dalam konferensi pers hari Selasa.

“Pada saat yang sama, tujuan kami adalah menunjukkan kepada semua orang sebuah tim yang penuh semangat, hasrat, dan ambisi. Hal ini sangat penting bagi saya sebagai pelatih.”

“Kami hadir di sini untuk bersaing, menikmati permainan, dan meraih kemenangan. Saya tegaskan, kami di sini untuk menang. Saya sangat yakin dengan proyek ini. Saya sangat percaya pada para pemain dan saya sangat antusias untuk memulainya.”

Xavi adalah pelatih asing pertama yang menangani tim Belanda dalam hampir 50 tahun terakhir—sejak Ernst Happel di Piala Dunia 1978. Namun, ia mengaku sebagai pengagum berat pendekatan ‘total football’ khas Belanda yang diperkenalkan oleh tokoh-tokoh seperti Rinus Michels dan Johan Cruyff di Barcelona, ​​klub tempat ia menghabiskan sebagian besar kariernya.

“Saya paham bahwa saya adalah orang asing di sini, tetapi saya banyak belajar dari gaya permainan Belanda. Saya ingin mengembalikan ilmu yang telah saya pelajari itu kepada federasi ini.”

“Saya hadir untuk membantu seluruh pemain dan staf. Saya ingin membangun keluarga besar demi meraih kemenangan. Inilah tujuan utama dan objektif kami sebagai tim pelatih, khususnya bagi saya pribadi sebagai pelatih kepala.”

“Saya mengerti posisi saya dan merasakan adanya tekanan, namun saya menyukai tekanan seperti ini karena saya adalah seorang pemenang. Itulah karakter yang saya tunjukkan sepanjang karier saya sebagai pemain maupun pelatih, dan saya siap menghadapinya.”

Xavi akan mengumumkan skuad pertamanya dalam tiga minggu ke depan, menjelang laga debut yang menantang di Nations League melawan Jerman di Amsterdam pada 24 September.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top