Wisuda Sarjana USM-Indonesia, Ketua Yayasan Sari Mutiara Minta Rektor Terus Meningkatkan Kualitas Dosen

Rektor Universitas USM-Indonesia Prof Dr Ivan Elisabeth Purba SH MKes mewisuda para lulusan USM-Indonesia didampingi Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr. Parlindungan Purba. (Foto: Fadmin Malau)
Rektor Universitas USM-Indonesia Prof Dr Ivan Elisabeth Purba SH MKes mewisuda para lulusan USM-Indonesia didampingi Ketua Yayasan Sari Mutiara Dr. Parlindungan Purba. (Foto: Fadmin Malau)

Medan | EGINDO.com – Wisuda Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia periode II Tahun Akademik (TA) 2025/2026 pada Jumat (23/10/2026) di Griya Benn Convention Hall, Medan Ketua Yayasan Sari Mutiara Medan, Dr. Parlindungan Purba, SH, MM, meninta dan mendorong Rektor Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia untuk terus meningkatkan kualitas dosen dan fasilitas yang berkaitan dengan kemahasiswaan.

Permintaan itu disampaikan Parlindungan dalam acara Wisuda Universitas Sari Mutiara Indonesia Periode II Tahun Akademik 2025/2026 dihadapan para wisudawan dan para orangtua wisudawan yang berhadir di Griya Benn Convention Hall, Medan.

“Dalam kesempatan ini ada beberapa hal yang disampaikan bahwa sebagai Ketua Yayasan saya selalu menganjurkan dan meminta agar kita terus meningkatkan kualitas dosen, fasilitas, dan berkaitan dengan rumah sesuai. Kita berbahagia pada hari ini bahwa Universitas Sari Mutiara Indonesia sudah menggunakan sebenarnya 5 profesor,” katanya.

Menurutnya punya guru besar adalah suatu hal yang luar biasa bagi universitas. Saat ini USM-Indonesia sudah mempunyai 53 orang doktor dan sekira 30 orang kandidat doktor atauyang sedang menempuh pendidikan S-3.

“Apa yang mau saya katakan kepada bapak dan ibu bahwa Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia sedang menetapkan fundasi yang kuat. Lima profesor ini menggembirakan bagi kita. Ini membuktikan bahwa USM-Indonesia sedang meletakkan fondasi yang kuat karena kualitas dosen betul-betul dijaga sehingga pada saatnya nanti para lulusan akan mengisi lapangan pekerjaan disebabkan karena memiliki kompetensi yang sudah diakui. Kita bersyukur untuk itu,” kata Parlindungan Purba.

Lulusan S-2 Magister Manajemen mahasiswi asal Timor Leste menyerahkan cenderamata ulos kepada Ketua Yayasan Sari Mutiara Parlindungan Purba. (Foto: Fadmin Malau)

Dalam kesempatan yang sama Parlindungan Purba menyampaikan ucapan selamat kepada para wisudawan yang telah menyelesaikan pendidikan dan meraih gelar akademik. Diakuinya terharu atas keberhasilan para lulusan USM-Indonesia dan diakuinya juga pihaknya masih memiliki banyak kekurangan maka dari itu menyampaikan permohonan maaf apabila selama menjadi mahasiswa dan selama menempuh pendidikan di USM-Indonesia terdapat kekurangan.

Untuk itu katanya, berbagai masukan yang disampaikan kepada USM-Indonesia akan menjadi bahan perbaikan bagi perguruan tinggi kedepannya. Diakuinya USM-Indonesia terus berupaya menjadi yang terbaik maka masukan yang disampaikan sangat berharga untuk melakukan perbaiki.

Turut hadir Konsul Kehormatan Timor Leste Irawan pada acara wisudawan dan wisudawati USM-Indonesia pada periode II Tahun Akademik (TA) 2025/2026 dari Program Studi Apoteker, Ilmu Komunikasi, Ilmu Perpustakaan, Akuntansi, Manajemen, DIII Kebidanan, dan DIII Keperawatan yang mana ada lulusan S-2 magister manajemen mahasiswi asal Negara Timor Leste.USM-Indonesia

Sementara itu Rektor Universitas Sari Mutiara (USM) Indonesia Prof Dr Ivan Elisabeth Purba SH MKes mengapresiasi keanekaragaman mahasiswa USM-Indonesia. Diungkapkannya bahwa mahasiswa dan mahasiswi USM-Indonesia berasal dari berbagai penjuru daerah.

“Selain dari Sumatra Utara (Sumut) para mahasiswa dan mahasiswi USM-Indonesia sangat beragam asalnya. Ada yang dari Provinsi Aceh, Provinsi Riau, Kepulauan Riau, Sumatra Selatan, Jambi. Ada juga dari Lampung, Kalimantan Barat, Kalimantan Tengah, Sulawesi Selatan, Sulawesi Utara, Papua Barat dan Papua Pegunungan dan bahkan ada dari Negara Timor Leste  yang menempuh pendidikan di USM-Indonesia. Kondisi ini kami melihat adalah bentuk kepercayaan masyarakat dan kami mengucapkan terima kasih atas kepercayaan yang diberikan,” katanya.

Tentang lulusan Ivan mengatakan, para lulusan USM-Indonesia miliki core values yang membedakannya dengan lulusan perguruan tinggi lain dan keberadaan core values juga untuk mendukung USM-Indonesia.

“Core values dikenal dengan istilah STRONG yang terdiri dari spiritualisme yaitu menjunjung tinggi nilai moral, etika, dan spiritual dalam kehidupan dan dunia kerja. Kemudian intelektualisme dimana mahasiswa dan alumni USM-Indonesia harus memiliki kemampuan berpikir kritis, wawasan luas, serta penguasaan ilmu pengetahuan. Ketiga profesionalisme dimana para mahasiswa dan alumni USM-Indonesia dapat bekerja dengan kompetensi, tanggung jawab, dan standar etika profesi yang tinggi. Keempat nasionalisme yaitu memiliki rasa cinta tanah air dan komitmen terhadap kemajuan bangsa Indonesia serta globalisme yakni memiliki daya saing dan kesiapan,” katanya menegaskan.

Ivan berharap core values itu tetap menjadi bagian dari hidup para lulusan USM-Indonesia, menjadi pegangan dalam hidup para alumni USM-Indonesia. Disamping itu Ivan mengingatkan para wisudawan bahwa gelar yang diperoleh bukan hanya hasil kerja keras dari para wisudawan saja. Namun, juga ada peran dari banyak pihak, terutama dari orang tua. “Ingin saya sampaikan bahwasannya gelar itu harus kita maknai merupakan upaya semua pihak. Ada mahasiswa yang hari ini diwisuda. Ada juga peran dosen dan tenaga kependidikan kita yang selalu memimpin, mengajari, kadang-kadang juga ngeselin, kadang-kadang juga maksain,” katanya.

Prosesi Senat yakni Rektor, Wakil Rektor, Guru Besar dan para Dekan berfoto bersama usai Wisuda Universitas Sari Mutiara Indonesia pada Jumat (23/10/2026) di Griya Benn Convention Hall, Medan. (Foto: Fadmin Malau)

Untuk itu kata Ivan kesemuanya itu merupakan tugas dan tanggungjawab USM-Indonesia bagaimana menciptakan sumber daya manusia sesuai dengan visi dan misi Universitas Sari Mutiara Indonesia. “Kita harus sadari bahwa peran dan dukungan orang tua, orang-orang yang kita sayangi, orang-orang yang menyayangi kita, keluarga besar kita, juga sangat signifikan terhadap kelulusan kalian semua. Ingin saya ingatkan bahwa setiap prestasi itu pasti membutuhkan kerja keras, membutuhkan tekat yang kuat, membutuhkan disiplin yang ketat, dan membutuhkan doa dan restu dari orang tua kita,” kata Ivan menegaskan.

Pada akhir sambutannya, Ivan berharap para wisudawan memiliki kepercayaan diri saat terjun ke tengah-tengah masyarakat. Tetaplah jadi orang baik dan menghargai orang lain. “Setelah keluar dari acara wisuda ini Anda keluar, tegakan kepalamu, yakinkan hatimu bahwa kau mampu, kalian mampu untuk berkarya, bagi dirimu, bagi keluargamu, bagi universitas kita, bagi bangsa dan negara kita. Semoga Tuhan memberkati kita,” katanya.

Selain Konsul Kehormatan Timor Leste Irawan yang hadir pada acara wisudawan dan wisudawati USM-Indonesia pada periode II Tahun Akademik (TA) 2025/2026 dari Program Studi Apoteker, Ilmu Komunikasi, Ilmu Perpustakaan, Akuntansi, Manajemen, DIII Kebidanan, dan DIII Keperawatan juga dihadiri seluruh keluarga besar Yayasan Sari Mutiara Medan, para Senat Universitas Sari Mutiara Indonesia, para wakil rektor, kepala LPMI, LPPM, Dekan, Ketua Program Studi dan para dosen serta para orang tua/wali, keluarga wisudawan.@

Fd/timEGINDO.com

Scroll to Top