Putrajaya | EGINDO.co – Kementerian Luar Negeri Malaysia mendesak warga Malaysia untuk menangguhkan perjalanan yang tidak penting ke Timur Tengah karena konflik Amerika Serikat-Iran yang meningkat pesat.
Dalam sebuah pernyataan pada hari Minggu (1 Maret), kementerian tersebut, yang juga dikenal sebagai Wisma Putra, mengatakan bahwa para pelancong Malaysia sangat disarankan untuk langsung menghubungi maskapai penerbangan mereka untuk mengetahui jadwal penerbangan dan penyesuaian rute terbaru, dan memperingatkan bahwa situasi yang berubah-ubah di lapangan, ditambah dengan gangguan penerbangan, membuat perjalanan menjadi tidak dapat diprediksi.
“Ruang Operasi Kementerian Luar Negeri di Putrajaya secara aktif mengoordinasikan upaya konsuler,” katanya.
Wisma Putra juga menyarankan semua warga Malaysia untuk segera mendaftarkan kehadiran mereka melalui situs web E-Konsular untuk memfasilitasi komunikasi dan bantuan tepat waktu.
Kementerian tersebut juga mendesak warga Malaysia untuk mematuhi instruksi dari otoritas setempat, berlindung di tempat jika disarankan, dan terus memantau halaman media sosial resmi dari misi diplomatik Malaysia masing-masing untuk mendapatkan informasi terkini secara langsung.
“Kementerian mendesak seluruh warga Malaysia untuk tetap tenang, menghindari penyebaran rumor yang belum terverifikasi, dan sepenuhnya mengandalkan sumber berita resmi dan saluran resmi kementerian untuk mendapatkan informasi terkini yang akurat,” tambahnya.
Sementara itu, misi diplomatik Malaysia terus memantau perkembangan dan mengoordinasikan bantuan konsuler bagi warga negara yang terdampak pembatalan penerbangan dan penutupan wilayah udara secara tiba-tiba.
Misi diplomatik ini telah menghubungi warga Malaysia yang terjebak di negara-negara termasuk Arab Saudi, Inggris, Suriah, Yordania, dan Uni Emirat Arab. Semua individu yang dihubungi dilaporkan dalam keadaan aman, menurut media lokal.
Sumber : CNA/SL