Von Der Leyen Kunjungi Kyiv Sebelum Laporkan Kemajuan Aksesi

Presiden Komisi UE, Ursula von der Leyen
Presiden Komisi UE, Ursula von der Leyen

Kyiv | EGINDO.co – Presiden Komisi Eropa Ursula von der Leyen tiba di Kyiv pada Sabtu (4 November) menjelang laporan yang diperkirakan akan disampaikan oleh Uni Eropa minggu depan tentang kemajuan Ukraina dalam upaya keanggotaannya.

“Senang bisa kembali ke Kyiv untuk kunjungan keenam saya pada masa perang,” tulis von der Leyen di platform media sosial X, sambil mengunggah foto dirinya bersama Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy di stasiun kereta api.

“Saya di sini untuk membahas jalur masuknya Ukraina ke UE. Dukungan finansial UE untuk membangun kembali Ukraina menjadi negara demokrasi yang modern dan sejahtera. Dan bagaimana kami akan terus membuat Rusia menanggung akibat perang agresinya.”

Baca Juga :  Warga Singapura Disarankan Untuk Segera Tinggalkan Ukraina

Penilaian UE yang dijadwalkan pada hari Rabu diperkirakan akan merinci sejauh mana kemajuan Ukraina dalam memenuhi berbagai kriteria ekonomi, hukum, dan lainnya untuk membuka jalan bagi perundingan aksesi yang akan diluncurkan pada bulan Desember.

Ukraina, yang mengajukan permohonan untuk bergabung dengan Uni Eropa beberapa hari setelah invasi besar-besaran Rusia pada Februari 2022, memandang bergabung dengan blok perdagangan tersebut sebagai prioritas utama.

Ke-27 anggota UE dijadwalkan menghadiri pertemuan puncak pada bulan Desember untuk memutuskan apakah akan mengizinkan Kyiv memulai perundingan aksesi, sebuah langkah yang memerlukan dukungan bulat dari semua anggota blok tersebut.

Tawaran Ukraina mendapat dorongan pada hari Kamis ketika Menteri Luar Negeri Jerman Annalena Baerbock mengatakan dia yakin blok tersebut akan memajukan permohonan Ukraina bulan depan.

Baca Juga :  Otoritas AS Selidiki Goldman Sachs Atas Runtuhnya SVB

Pembicaraan keanggotaan biasanya memakan waktu bertahun-tahun dan melibatkan reformasi hukum, politik dan ekonomi yang ekstensif. Kasus Ukraina menjadi lebih sulit lagi karena perang yang berkecamuk di wilayah selatan dan timurnya tidak kunjung berakhir.

Kunjungan Von der Leyen terjadi ketika pasukan Ukraina berjuang melawan kelelahan dan kekhawatiran mengenai masa depan bantuan militer AS yang sangat diandalkan oleh Kyiv. Wakil Parlemen Yaroslav Zheleznyak mengatakan di saluran Telegramnya bahwa von der Leyen diperkirakan akan berbicara di parlemen Ukraina.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :