Viral Medsos, Kereta Api Vs Truk Pengangkut Pisang di Sumatera Utara

Peristiwa kereta api versus truk pengangkut pisang di Sumatera Utara
Peristiwa kereta api versus truk pengangkut pisang di Sumatera Utara

Medan | EGINDO.com – Viral di Media sosial (Medsos), Kereta Api Versus Truk pengangkut pisang di Kabupaten Asahan Provinsi Sumatera Utara (Sumut). Informasi yang berhasil dihimpun EGINDO.com pada Rabu (14/1/2026), menyebutkan bahwa peristiwa itu terjadi pada Selasa (13/1/2026) petang.

Peristiwa Kereta Api Vs Truk Pengangkut Pisang di Sumatera Utara itu yakni kecelakaan antara kereta api dengan truk tersebut viral di media sosial Instagram. Hal itu seperti di akun Instagram @warung.info memposting video kondisi kecelakaan.

Terlihat pada postingan akun tersebut menampilkan caption, “TKP : PERLINTASAN KERETA API WARUNG GAPLEK SIUMBUT BARU ?? Selasa 13 Januari 2026 – Sekitar 18.00 WIB Sebuah kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang di Jalan Lintas Sumatera, kawasan Kisaran Harjoman, Kabupaten Asahan, Selasa sore. Satu unit colt diesel yang mengangkut muatan pisang terhantam oleh Kereta api jurusan Medan – Tanjung Balai. Berdasarkan info di lapangan, kereta api telah memberikan tanda peringatan sebelum melintas. Namun kendaraan yang berada di jalur rel diduga tidak segera melintas sehingga tabrakan pun tidak dapat dihindari. Pasca kejadian, rangkaian kereta api tampak berhenti di jalur dengan jarak cukup jauh dari titik tabrakan. Source : @cerita_asahan.”

Sementara itu data yang diperoleh EGINDO.com menyebutkan kecelakaan terjadi di perlintasan kereta api kawasan Kisaran Timur, Kabupaten Asahan, Selasa (13/1/2026) petang dimana sebuah truk colt diesel yang mengangkut pisang tertabrak kereta api rute Stasiun Kisaran – Tanjung Balai, memicu kepanikan warga di sekitar lokasi.

Peristiwa itu terjadi sekitar pukul 17.30 WIB di area Warung Gaplek. Informasi yang diperoleh menyebutkan, truk diduga tetap melintas saat kereta sudah berada sangat dekat dengan perlintasan, sehingga tabrakan tidak terhindarkan. Benturan keras menyebabkan bagian depan truk rusak berat. Pengemudi berhasil keluar dari kendaraan untuk menyelamatkan diri, namun mengalami luka-luka dan syok.

Warga sekitar segera memberikan pertolongan awal sebelum korban ditangani petugas. Sejumlah warga menilai kecelakaan tersebut berkaitan dengan belum optimalnya pengamanan di perlintasan dimana pos jaga dilaporkan baru selesai dibangun namun belum beroperasi.

Hingga berita ini diturunkan EGINDO.com, belum diketahui apakah ada korban jiwa atau tidak sedangkan dari pihak PT. Kereta Api Indonesia (KAI) Sumatera Utara belum memberikan keterangan resmi.@

Bs/timEGINDO.com

Scroll to Top