Umat Buddha Senang Rumah Ibadah Dikunjungi Gubernur Jakarta

rusli
Dr. Rusli Tan, SH, MM

Jakarta | EGINDO.co – Umat Buddha sangat senang, rumah ibadah dikunjungi oleh Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan. Hal ini dikatakan Ketua Lembaga Keagamaan Buddha Indonesia (LKBI), Rusli Tan kepada EGINDO.co Kamis (9/9/2021) sehubungan dengan kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Vihara Dharma Jaya Toasebio di Jakarta, Minggu pekan ini.

Menurur Rusli Tan, LKBI yang merupakan salah satu anggota WALUBI mengapresiasi kunjungan Gubernur DKI Jakarta Anies Baswedan ke Vihara Dharma Jaya Toasebio di Jakarta untuk menyaksikan penyelenggaraan vaksinasi yang Vihara Toasebio menjadi fasilitator. “Kita apresiasi kunjunga Anies Baswedan selaku Gubernur DKI Jakarta yang memang bersungguh-sungguh melakukan program vaksinisasi di Jakarta memiliki kepedulian terhadap rumah ibadah,” kata Rusli Tan.

Dinilainya sangat tepat Gubernur DKI Jakarta sebagai Pembina Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) DKI Jakarta yang peduli terhadap keberadaan rumah ibadah. “Gubernur berkenan mengunjungi Vihara Toa Se Bio di pecinan yang sarat dengan sejarah dunia perdagangan antar daerah dan antar negara termasuk pertukaran budaya dan tempat tujuan wisata Jakarta,” katanya menjelaskan.

Dalam kunjungan Gubernur DKI Jakarta itu kata Rusli Tan juga memberikan informasi pembangunan dan mengajak umat Buddha tetap semangat memberikan fasilitas tempat untuk penerima vaksin gratis dari pemerintah serta memberi appresiasi kepada umat yang turut serta mendukung program pemerintah dengan merevitalisasi lingkungan dan mendorong umat untuk lebih semangat membangun tempat kuliner sehingga menambah daya tarik China Town Jakarta.

Ketua LKBI, Rusli Tan mengajak umat Buddha dengan pengalaman Pilkada dan PilPres akan dengan cerdas memilih pemimpin daerah dan negara yang membela kepentingan masyarakat dengan mengutamakan pembangunan ekonomi, budaya, sosial politik yang bernuansa Kebangsaan untuk kesejahteraan. “Kita butuh pemimpin DKI Jakarta yang berwawasan universal karena Jakarta merupakan miniatur Indonesia karena semua suku bangsa dan agama ada di Jakarta dan semua ‘mata dunia’ melihat Jakarta karena ibu kota negara Indonesia,” kata Rusli Tan [email protected]

Baca Juga :  51 Pegawai KPK Akan Diberhentikan Secara Hormat

Fd/TimEGINDO.co