Ukraina Harus Pertimbangkan Partisipasi di Paris 2024

Olimpiade Paris 2024
Olimpiade Paris 2024

Kyiv | EGINDO.co – Ukraina harus mempertimbangkan apakah ikut serta dalam Olimpiade Paris tahun depan adalah demi kepentingan negaranya, namun partisipasi tidak mungkin dilakukan kecuali IOC mengubah “posisi non-konstruktifnya,” kata menteri olahraga Ukraina pada Sabtu.

Matviy Bidnyi, Menteri Pemuda dan Olahraga Ukraina, berbicara di televisi nasional sehari setelah Komite Olimpiade Internasional mengatakan atlet Rusia dan Belarusia dapat berkompetisi di Paris sebagai atlet netral tanpa bendera, lambang, atau lagu kebangsaan.

“Keputusan untuk ikut serta harus diambil berdasarkan dampak yang akan ditimbulkannya bagi negara ini, apa reaksinya, dan seberapa besar hal ini akan membawa kita lebih dekat pada kemenangan,” kata Bidnyi, mengacu pada perang Ukraina dengan Rusia yang telah berlangsung selama 21 bulan.

Baca Juga :  Australia Menghadapi Arab Saudi Di Kualifikasi Piala Dunia

“Kami tidak boleh mengambil keputusan gegabah. Ini akan menjadi keputusan yang seimbang dan kami harus mengkomunikasikannya kepada publik. Kami akan mempertimbangkan pro dan kontra dengan sangat hati-hati.”

Warga Rusia dan Belarusia pada awalnya dilarang berkompetisi secara internasional setelah invasi Rusia ke Ukraina pada Februari 2022, di mana Belarus digunakan sebagai arena pertandingan.

Menteri Luar Negeri Ukraina Dmytro Kuleba pada hari Jumat mengecam keputusan IOC sebagai tindakan yang “memalukan”. Menteri Olahraga Rusia, Oleg Matytsin, menyebut persyaratan yang ditetapkan IOC untuk partisipasi atlet Rusia di Olimpiade “diskriminatif.”

Bidnyi mengatakan Ukraina dapat berupaya untuk berpartisipasi jika para pemimpinnya sampai pada kesimpulan bahwa hal itu akan “mempromosikan posisi kami kepada dunia”.

Baca Juga :  Debut Ronaldo Di Arab Saudi Tertahan Karena Kuota Pemain

“Jika kita terus melihat posisi IOC yang benar-benar tidak konstruktif, dan terus menoleransi partisipasi antek-antek rezim berdarah (Rusia), ini akan membuat partisipasi kita menjadi mustahil.”

Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskiy selama berbulan-bulan mencoba menggalang dukungan dunia atas seruannya agar semua atlet Rusia dan Belarusia dilarang mengikuti Olimpiade.

Namun, ia belum mempertanyakan apakah warga Ukraina akan ambil bagian bersama mereka yang bersaing secara netral.

Sumber : ;CNA/SL

Bagikan :