UEA Perkuat Investasi Energi Hijau, Danantara Tegaskan Komitmen Dukung Target NZE 2060

ilustrasi energi hijau
ilustrasi energi hijau

Jakarta|EGINDO.co Danantara menegaskan keseriusannya memperkuat kerja sama strategis dengan Uni Emirat Arab (UEA) dalam pengembangan energi hijau di Indonesia. CEO Danantara, Rosan Roeslani, menyampaikan bahwa dukungan investasi dari UEA merupakan langkah signifikan untuk mempercepat pencapaian target Net Zero Emission (NZE) pada 2060.

“Kami sangat menghargai komitmen investasi dari UEA. Dukungan semacam ini penting untuk mempercepat realisasi target NZE. Danantara memastikan seluruh rencana investasi akan ditindaklanjuti secara profesional agar berjalan optimal,” ujar Rosan dalam pernyataan resmi di Jakarta, Rabu (19/11/2025).

Rosan menjelaskan, beberapa proyek strategis tengah menarik perhatian UEA, antara lain pengembangan energi hijau di Arunina, Kalimantan Barat, yang saat ini telah memasuki tahap implementasi. Selain itu, UEA juga menunjukkan minat besar pada proyek Data Center di Indonesia, serta kerja sama dalam pengelolaan sampah yang dikelola Danantara.

“Permintaan Data Center diprediksi terus meningkat, terutama dengan pesatnya perkembangan teknologi dan pemanfaatan Artificial Intelligence (AI),” tambahnya.

Sementara itu, Menteri Energi dan Infrastruktur UEA, Suhail Mohamed Al Mazrouei, menilai Indonesia sebagai mitra strategis dengan potensi besar di sektor energi dan infrastruktur. Ia optimistis bahwa hubungan ekonomi kedua negara akan semakin kuat dalam beberapa tahun mendatang.

UEA bersama Danantara telah menyepakati sejumlah sektor kolaborasi yang akan segera difinalisasi, termasuk aluminium, energi terbarukan, serta interkoneksi dan jaringan kelistrikan. “Fokus utama kami adalah menciptakan lebih banyak lapangan kerja dan mendukung peningkatan kapasitas energi Indonesia,” ujar Suhail.

Ia juga menegaskan bahwa Sovereign Wealth Funds (SWF) UEA masih aktif berinvestasi di Indonesia. “Jika terdapat peluang kerja sama baru antara dana kekayaan negara UEA dan Danantara maupun entitas lain di bawahnya, akan kami umumkan secara resmi,” tuturnya.

Langkah ini semakin memperkuat hubungan bilateral Indonesia–UEA, sekaligus menunjukkan komitmen kedua pihak dalam mendorong transformasi energi menuju masa depan yang lebih bersih dan berkelanjutan. (Sn)

Scroll to Top