Washington | EGINDO.co – Presiden Donald Trump mengancam pada hari Senin (9 Februari) untuk menghentikan pembukaan jembatan baru antara Amerika Serikat dan Kanada, dalam serangan baru terhadap negara yang menurutnya seharusnya menjadi negara bagian ke-51 AS.
Trump mengatakan Amerika Serikat harus memiliki “setidaknya setengah” dari Jembatan Internasional Gordie Howe yang masih dalam pembangunan, yang menghubungkan provinsi Ontario di Kanada dengan negara bagian Michigan di AS.
Pembangunan jembatan senilai US$4,7 miliar ini – dinamai menurut mendiang pemain hebat National Hockey League kelahiran Kanada, Gordie Howe – dimulai pada tahun 2018 dan dijadwalkan akan dibuka akhir tahun ini.
“Saya tidak akan mengizinkan jembatan ini dibuka sampai Amerika Serikat sepenuhnya diberi kompensasi atas semua yang telah kami berikan kepada mereka, dan juga, yang penting, Kanada memperlakukan Amerika Serikat dengan Keadilan dan Rasa Hormat yang pantas kami dapatkan,” tulis Trump di Truth Social.
“Kami akan memulai negosiasi, SEGERA.”
Politisi Republikan berusia 79 tahun itu mengeluh bahwa Kanada memiliki kedua sisi jembatan dan “hampir” tidak menggunakan produk AS untuk membangunnya.
Menurut lembar fakta yang dikeluarkan oleh Otoritas Jembatan Windsor-Detroit, jembatan tersebut sepenuhnya dibiayai oleh Kanada dan akan dimiliki bersama oleh pemerintah Kanada dan negara bagian Michigan.
“Dan sekarang, di atas segalanya, Perdana Menteri (Mark) Carney ingin membuat kesepakatan dengan China – yang akan menghancurkan Kanada. Kita hanya akan mendapatkan sisa-sisanya! Saya rasa tidak,” tambah Trump.
Washington telah mengancam akan mengenakan tarif 100 persen pada Kanada setelah Carney mengunjungi Beijing bulan lalu dan menyepakati kesepakatan perdagangan awal dengan China.
Sementara itu, pemimpin AS mengulangi klaim yang tidak masuk akal bahwa Beijing akan “menghentikan SEMUA pertandingan hoki es yang dimainkan di Kanada”.
Trump telah berselisih dengan Kanada mengenai perdagangan sejak kembali menjabat pada Januari 2025. Sebelumnya ia menyerukan agar Amerika Serikat mencaplok Kanada tetapi sebagian besar telah meninggalkan klaim tersebut dalam beberapa bulan terakhir.
Sementara itu, Carney memperingatkan di forum Davos bulan lalu bahwa sistem pemerintahan global yang dipimpin AS sedang mengalami “keretakan”, dalam sebuah sindiran terselubung terhadap gangguan yang ditimbulkan Trump, dan berpendapat agar kekuatan-kekuatan tingkat menengah bersatu.
Sumber : CNA/SL