Washington | EGINDO.co – Presiden AS Donald Trump akan bertemu dengan para pemimpin Timur Tengah dan menghadiri sesi kerja dengan Presiden Ukraina Volodymyr Zelenskyy selama KTT G7 di Prancis pekan depan, kata para pejabat senior pemerintahan AS pada hari Sabtu (13 Juni).
Trump dijadwalkan berangkat ke Evian, Prancis, untuk KTT G7 pada Senin pagi setelah menghadiri acara seni bela diri campuran di Gedung Putih pada hari Minggu. Ia akan berbicara dengan beberapa pemimpin Eropa yang telah berselisih dengannya mengenai perdagangan, tarif, Ukraina, dan NATO sejak kembalinya ke Gedung Putih pada awal tahun 2025.
Trump akan berpartisipasi dalam sesi kerja pada hari Selasa dengan Zelenskyy dan para pemimpin G7. Pertemuan ini terjadi pada saat kemajuan Rusia di Ukraina telah melambat, dan Ukraina mencari lebih banyak pendanaan militer dari sekutunya.
Salah satu pejabat senior AS, yang memberi pengarahan kepada wartawan dengan syarat anonim tentang perjalanan Trump, mengatakan bahwa kemajuan Rusia “kurang lebih telah berhenti.”
“Kami ingin perang berakhir secepat mungkin,” kata pejabat itu.
Hubungan Trump dengan Zelenskyy naik turun. Tidak ada pertemuan bilateral yang direncanakan dengan Zelenskyy, tetapi kedua pemimpin tersebut dapat bertemu di sela-sela KTT, tambah para pejabat.
Mereka mengatakan Trump akan bertemu secara terpisah dengan para pemimpin Mesir, Qatar, Uni Emirat Arab, Prancis, dan India.
KTT Kelompok Tujuh (G7), yang akan diadakan pada 15 hingga 17 Juni di kota Evian-les-Bains, Prancis, akan mempertemukan para pemimpin dari ekonomi utama dunia, termasuk Trump, bersama dengan delegasi tingkat tinggi dari negara-negara lain.
Trump berencana untuk mengangkat isu-isu penting bersama dengan para pemimpin di KTT tersebut, termasuk pertumbuhan dan pembangunan ekonomi, ketahanan rantai pasokan, migrasi ilegal, dan AI, kata salah satu pejabat. Ia juga berencana untuk berupaya meningkatkan ketahanan dalam rantai pasokan untuk mineral penting yang dibutuhkan untuk teknologi canggih.
Trump berencana untuk menghadiri makan malam dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron di Istana Versailles pada hari Rabu sebelum kembali ke Washington, kata para pejabat.
Sumber : CNA/SL