Madrid | EGINDO.co – Bastien Tronchon dari tim Groupama-FDJ merebut kemenangan lewat adu cepat yang sangat ketat (*photo finish*) pada etape ke-10 Vuelta a Espana hari Selasa, setelah menempuh rute berbukit sejauh 184,7 km melintasi wilayah selatan Spanyol.
Kecepatan balapan meningkat satu kilometer menjelang garis finis ketika Yevgeni Fedorov dari tim Astana melesat bersama Xabier Azparren dari Q36.5. Mereka sempat memimpin di depan rombongan besar (*peloton*) namun berhasil dikejar tepat sebelum garis finis, yang kemudian membuka jalan bagi pembalap asal Prancis, Tronchon, untuk meraih kemenangan tak terduga dalam adu sprint penutup.
Magnus Cort asal Denmark (Uno-X Mobility) menempati posisi kedua, sementara Thibau Nys asal Belgia (Lidl-Trek) finis di posisi ketiga.
Kemenangan ini menjadi kemenangan etape *Grand Tour* pertama bagi pembalap berusia 24 tahun tersebut, sekaligus kemenangan ketiga sepanjang kariernya.
“Saya melakukan sprint dan mencapai garis finis—saya tidak yakin apakah ada pembalap lain yang berada di depan saya. Saya tidak mengangkat tangan untuk merayakan kemenangan,” ujar Tronchon. “Persiapan saya tahun ini tidak terlalu bagus, jadi saya tidak menyangka akan meraih hasil ini. Saya hanya perlu memercayai prosesnya, bertanding, dan berjuang semaksimal mungkin.”
Pembalap Spanyol Enric Mas dari tim Movistar berhasil mempertahankan kaus merah sebagai pemimpin klasemen umum, dengan finis dengan aman di posisi ke-36 bersama rombongan utama (*peloton*).
Sumber : CNA/SL