Transformasi BUMN Buka Peluang Buat Generasi Muda

Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga, saat pemaparan materi
Staf Khusus III Menteri BUMN, Arya Sinulingga, saat pemaparan materi

Jakarta | EGINDO.co – Menteri BUMN Erick Thohir melalui Staf Khusus, Arya Sinulingga, menyebut transformasi BUMN menjadi penyebab kinclongnya prestasi BUMN Indonesia. “Lima strategi prioritas Kementerian BUMN mendorong perusahaan BUMN menjadi world class. Salah satu strategi prioritas itu adalah pengembangan talenta. Sehingga membuka kesempatan luas bagi generasi milenial serta gen Z untuk berkarya dan berkarir di BUMN,” kata Arya di depan ribuan mahasiswa Universitas Pertamina (UPER) pada kegiatan BUMN Goes to Campus, Selasa, (10/01) lalu.

BUMN Goes to Campus di UPER bertujuan memberikan pemahaman tentang transformasi Kementerian BUMN dan menginspirasi generasi muda. Untuk itu, dihadirkan pembicara pemimpin muda perusahaan BUMN dalam seminar bertajuk “Reach Your Dream” yaitu Direktur Perencanaan Strategis dan Pengembangan Bisnis Pertamina NRE, Fadli Rahman, yang berusia 36 tahun. Turut berbicara, Lieke Roosdianti Pangkey, Direktur Eksekutif Forum Human Capital Indonesia (FHCI).

Baca Juga :  Nilai Merit Terbaik, Erick: Transformasi BUMN Berjalan Baik

Arya menambahkan, sebanyak 5 persen jabatan puncak di perusahaan-perusahaan BUMN dipegang kaum muda. “BUMN menargetkan jumlah pemimpin muda bertambah menjadi 10 persen di tahun ini. Begitu juga dengan pemimpin perempuan, diharapkan bertambah dari 15 persen menjadi 25 persen di 2023,” katanya dalam siaran pers yang diterima EGINDO.co.

Fadli mengungkap peluang karir di bidang migas dan energi baru terbarukan terbuka luas bagi generasi muda. “Saat ini, Pertamina memiliki 6 sub-holding, dan salah satu sub-holding yang memegang peranan penting dalam transisi energi adalah New and Renewable Energy. Tugas Pertamina adalah memastikan ketahanan energi dapat tercapai oleh generasi kita, terlebih anak muda sebagai agen perubahan,” katanya menjelaskan.

Baca Juga :  Lithuania Hindari Beli Ponsel China Karena Masalah Sensor

Menurutnya, untuk mempercepat transisi energi generasi muda harus memiliki kemampuan penguasaan teknologi serta resiliensi. Manajemen waktu menjadi kunci penting mencapai kesuksesan untuk meningkatkan kompetensi diri dan kesuksesan kerja.

Sementara itu, Rektor Universitas Pertamina, Prof. I Gusti Nyoman Wiratmaja Puja, dalam kesempatan sama mengatakan, UPER sebagai kampus teknologi dan bisnis energi mempersiapkan mahasiswa agar siap berkompetisi. “Berada dalam ekosistem Pertamina, mahasiswa UPER mendapat manfaat magang di industri, dan bimbingan dari dosen-dosen praktisi. Kami juga melibatkan mahasiswa dalam kolaborasi riset bersama korporasi,” kata Prof. Wirat.

Dalam kegiatan BUMN Goes to Campus UPER, juga dihadirkan anjungan perusahaan BUMN yang memberikan informasi karir bagi mahasiswa UPER. Tercatat sembilan BUMN berpartisipasi yaitu Pertamina, Indonesia Financial Group (IFG), Perhutani, BNI, Bukit Asam, Kimia Farma, Pelni, WIKA dan Bulog.

Baca Juga :  Penandaan SIM Bagi Pelanggar, Dapat Memberikan Efek Jera

Sedangkan Lieke menyebut, FHCI BUMN berkomitmen untuk membangun generasi muda yang berdaya saing tinggi melalui program Magang Generasi Bertalenta (MAGENTA). “Bagi mahasiswa yang ingin magang atau bekerja di BUMN tidak perlu mengkhawatirkan latar belakang pendidikan yang ditempuh. Peluang kerja di BUMN terbuka besar, mulai dari bidang sains hingga sosial,” kata [email protected]

Rel/fd/timEGINDO.co

 

Bagikan :