Jakarta|EGINDO.co Pertumbuhan ekosistem kendaraan listrik di Ibu Kota menunjukkan perkembangan yang sangat pesat. PT PLN (Persero) mencatat adanya peningkatan drastis dalam jumlah transaksi pengisian daya di Stasiun Pengisian Kendaraan Listrik Umum (SPKLU), yang menjadi indikator kuat semakin tingginya minat masyarakat terhadap transportasi ramah lingkungan.
Dalam data yang dirilis pada Rabu (22/4/2026), terungkap bahwa sepanjang tahun 2025 lalu, total transaksi pengisian daya telah mencapai angka 803.235 kali. Tren positif ini terus berlanjut secara signifikan hingga tahun ini. Hanya dalam kurun waktu tiga bulan pertama (kuartal I/2026), jumlah transaksi sudah mencatatkan rekor sebanyak 430.593 kali.
“Pencapaian ini sungguh luar biasa, di mana angka tersebut mengalami kenaikan lebih dari lima kali lipat apabila dibandingkan dengan capaian pada periode yang sama tahun sebelumnya,” ungkap pihak manajemen dalam keterangan resminya.
Resmikan Fasilitas Terbaru
Merespons tren positif ini, PLN terus mempercepat pembangunan infrastruktur. Terbaru, perseroan meresmikan SPKLU Center keempat yang berlokasi di kawasan Sakura Garden City, Jakarta Timur. Fasilitas ini didukung dengan teknologi pengisian daya super cepat (ultra fast charging) berkapasitas hingga 200 kW, yang dirancang untuk memberikan efisiensi waktu dan kenyamanan maksimal bagi pengguna.
Hingga saat ini, PLN beserta mitranya telah berhasil mengoperasikan total 718 unit charger yang tersebar di 405 titik lokasi strategis di wilayah Jakarta dan sekitarnya (Jabodetabek). Tidak hanya mengandalkan pembangunan fisik, PLN juga memaksimalkan layanan digital melalui aplikasi PLN Mobile, yang memudahkan pengguna dalam mencari lokasi pengisian hingga melakukan pembayaran secara praktis.
Dukungan Transisi Energi
Ekspansi jaringan SPKLU ini merupakan bagian dari komitmen besar PLN dalam mendukung agenda elektrifikasi nasional dan transisi menuju energi bersih. Langkah strategis ini sejalan dengan target pemerintah untuk mencapai Net Zero Emission (NZE) pada tahun 2060.
Selain itu, pengembangan ini juga mendapat dukungan penuh dari Pemerintah Provinsi DKI Jakarta sebagai upaya konkret untuk menekan tingkat polusi dan memperbaiki kualitas udara di kota. Dengan semakin memadainya infrastruktur, diharapkan adopsi kendaraan listrik di masyarakat akan terus meningkat secara signifikan di masa depan. (Sn)