Transaksi Bank Indonesia Jaga Rupiah di Kisaran Rp16.678–Rp16.845 per USD

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co Bank Indonesia (BI) kembali melakukan langkah stabilisasi di pasar keuangan guna menjaga nilai tukar rupiah. Berdasarkan transaksi Bank Indonesia dengan pembaruan terakhir pada 7 Januari 2026, nilai tukar dolar Amerika Serikat (USD) tercatat berada pada kisaran Rp16.678,19 hingga Rp16.845,81 per USD.

Rentang pergerakan tersebut mencerminkan upaya aktif Bank Indonesia dalam meredam volatilitas nilai tukar di tengah dinamika pasar global yang masih dipengaruhi ketidakpastian kebijakan moneter negara maju, terutama arah suku bunga acuan The Federal Reserve, serta perkembangan geopolitik internasional.

Intervensi Bank Indonesia dilakukan secara terukur melalui optimalisasi instrumen moneter, termasuk operasi pasar valas dan pengelolaan likuiditas rupiah. Kebijakan ini bertujuan memastikan stabilitas makroekonomi tetap terjaga, sekaligus mendukung kepercayaan pelaku pasar terhadap fundamental ekonomi domestik.

Penguatan rupiah di bawah level psikologis Rp16.700 per USD dinilai positif bagi perekonomian nasional, terutama dalam menekan imported inflation serta menjaga stabilitas harga barang dan jasa. Selain itu, stabilnya nilai tukar memberikan ruang yang lebih kondusif bagi dunia usaha dalam merencanakan aktivitas produksi dan investasi.

Ke depan, Bank Indonesia menegaskan komitmennya untuk terus berada di pasar guna menjaga stabilitas nilai tukar rupiah agar tetap sejalan dengan fundamental ekonomi dan mekanisme pasar, serta mendukung pertumbuhan ekonomi nasional yang berkelanjutan. (Sn)

Scroll to Top