Jakarta | EGINDO.com – Pabrik di Karawang yang baru milik Indah Kiat akan fokus utama produksi untuk ekspor. Demikian para analis melihat dan memprediksi yang mana pabrik Karawang yang baru Indah Kiat itu diperkirakan tingkat pemanfaatan yang bisa digunakan pada 2026 baru sekitar 60%. Selanjutnya akan meningkat ke tingkat optimal sekitar 85%–90% pada tahun 2027.
Hal itu menurut para analis manajemen akan memperkirakan fasilitas tersebut didukung implementasi otomatisasi atau teknologi baru serta penggunaan energi biomassa yang menghasilkan penghematan biaya. Manajemen juga mengindikasikan volume produksi di Karawang akan diprioritaskan untuk pasar ekspor.
“AS akan menjadi salah satu pasar target utamanya dengan target sekitar 20%–30% dari volume fase karena sejumlah pertimbangan. Pertama, harga produk yang lebih tinggi 20%–25% dibandingkan Asia dan peluang dari perbedaan tarif. Karena Indonesia memiliki tarif impor ke pasar AS yang lebih rendah daripada China. Fasilitas produksi fase kedua dengan kapasitas 1,5 juta ton per tahun untuk kertas putih, masih dalam tahap perencanaan, dengan jadwal pengoperasian bergantung pada kondisi pasar,” kata Timothy Handerson, Analis UBS Sekuritas Indonesia kepada media.
Dijelaskan bahwa fasilitas produksi fase pertama di Karawang dimulai pada Maret 2026. Manajemen mengindikasikan fasilitas tersebut mampu memproduksi 1,5 juta ton per tahun kertas putih dan 0,9 juta ton per tahun kertas cokelat.
Sementara itu PT Indah Kiat Pulp & Paper Tbk (INKP) mencatat kenaikan laba bersih di tengah penurunan pendapatan pada 2025. Peningkatan kapasitas produksi diproyeksikan menjadi katalis pendorong kinerja pada 2026.
Menurut catatan EGINDO.com ada tiga lokasi produksi Indah Kiat Pulp & Paper yakni pertama lokasi produksi perusahaan di Perawang (Riau), kedua lokasi Serang, dan ketiga lokasi Tangerang. Dari tiga lokasi produksi itu secara kolektif menampung kapasitas 3,0 juta ton pulp, 1,7 juta ton kertas budaya, dan 2,1 juta ton kertas industri dalam satu platform terintegrasi.
Diperkirakan INKP akan mampu menjaga kinerjanya karena perusahaan merupakan salah satu produsen pulp dan kertas terintegrasi penuh terbesar, yang didukung oleh keunggulan biaya yang sangat baik. Kemudian terus melakukan perluasan kapasitas kertas industri merupakan peristiwa yang mampu meningkatkan pendapatan struktural.@
Bs/fd/timEGINDO.com