Jakarta | EGINDO.co – Tidak saja laba, Smartfren ingin pendapatan Rp11 Triliun. Emiten telekomunikasi Grup Sinarmas PT Smartfren Telecom Tbk. (FREN) usai cetak laba bersih pada semester I/2022 sebesar Rp5,45 triliun.
Adapun nilai tersebut naik 10,16 persen dibandingkan dengan periode yang sama tahun lalu sebesar Rp4,95 triliun. Pendapatan usaha FREN disumbang oleh segmen data sebesar Rp4,94 triliun atau naik 8,23 persen secara tahunan dari Rp4,5 triliun.
Disamping itu FREN juga tercatat mampu membalikkan rugi sebesar Rp451,9 miliar di semester I/2021, menjadi laba tahun berjalan yang dapat diatribusikan ke pemilik entitas induk sebesar Rp54,6 miliar di semester I/2022.
Menurut Direktur Utama Smartfren Merza Fachys kinerja positif tersebut dapat berlanjut pada sisa tahun 2022 dengan persentase pertumbuhan yang terjaga. Dengan asumsi pendapatan sampai akhir tahun bisa tumbuh 10 persen secara tahunan, maka pendapatan FREN diestimasi mencapai Rp11,50 triliun.
Katanya, sepanjang 2021, FREN membukukan pendapatan sebesar Rp10,45 triliun, meningkat 11,14 persen dibandingkan dengan 2020 sebesar Rp9,40 triliun. Sedangkan sepanjang enam bulan pertama 2022, FREN membukukan jumlah aset senilai Rp43,7 triliun, naik dari Rp43,3 triliun di akhir 2021.@
Bs/TimEGINDO.co
Â