Bangkok | EGINDO.co – Thailand menargetkan investasi semikonduktor sebesar US$80 miliar pada tahun 2050 serta penciptaan 230.000 lapangan kerja sebagai bagian dari strategi nasional yang diumumkan pada hari Kamis.
• Rencana ini bertujuan membangun ekosistem cip domestik yang terintegrasi penuh pada tahun 2050 dengan target menghasilkan pendapatan tahunan sebesar US$150 miliar, ujar Menteri Keuangan Ekniti Nitithanprapas dalam pernyataan dari Dewan Investasi (Board of Investment). Ia menambahkan bahwa kerangka kerja ini akan memberikan peta jalan jangka panjang yang jelas bagi para investor.
• Thailand telah memiliki industri cip yang mapan, namun sebagian besar terkonsentrasi pada tahap perakitan dan pengemasan. Ekniti mengatakan program ini bertujuan membawa Thailand masuk ke segmen bernilai lebih tinggi dalam rantai pasok semikonduktor global.
• Pemerintah akan memberikan dukungan melalui insentif pajak, reformasi regulasi, pengembangan tenaga kerja, peningkatan infrastruktur, serta investasi penelitian dan pengembangan, ujarnya.
• Strategi ini akan dilaksanakan secara bertahap, dimulai dengan penguatan sektor pengemasan dan pengujian sebelum merambah ke desain cip dan fabrikasi wafer, kata Ekniti.
• Thailand akan berfokus pada tiga teknologi prioritas: fotonik, semikonduktor daya, dan sensor, ungkap dewan tersebut.
• Dewan tersebut mengumumkan strategi nasional ini pada hari Kamis dalam sebuah pernyataan yang kemudian sempat ditarik kembali. Pernyataan itu kemudian diterbitkan ulang tanpa perubahan pada target investasi maupun lapangan kerja.
Sumber : CNA/SL