Thailand Bahas Perdagangan Bebas UE Selesai Tahun Depan

PM Srettha Thavisin
PM Srettha Thavisin

Bangkok | EGINDO.co – Thailand memperkirakan akan menyelesaikan negosiasi perjanjian perdagangan bebas dengan Uni Eropa pada tahun 2025, kata Perdana Menteri Srettha Thavisin pada hari Selasa, seiring pemerintah berupaya menarik perdagangan dan investasi untuk meningkatkan perekonomian.

Pembicaraan mengenai FTA Thailand-UE harus diselesaikan dalam waktu satu setengah tahun, kata Srettha dalam sebuah pernyataan setelah bertemu dengan Presiden Prancis Emmanuel Macron selama kunjungan ke Prancis.

Pembicaraan perdagangan dilanjutkan kembali tahun lalu setelah terhenti selama hampir satu dekade. UE telah menghentikan negosiasi pada tahun 2014 setelah kudeta militer menggulingkan pemerintahan sipil di negara Asia Tenggara tersebut.

Thailand mengekspor barang senilai $21,8 miliar ke UE pada tahun lalu, termasuk otomotif, komputer, perhiasan, dan sirkuit listrik, menurut data pemerintah, menjadikan blok tersebut sebagai mitra dagang terbesar keempat.

Baca Juga :  NATO, UE Incar Kemitraan Untuk Hadapi Ancaman Rusia

Macron akan mendukung permintaan Thailand untuk pembebasan visa dari anggota negara-negara Schengen, kata Srettha, seraya menambahkan permintaan tersebut akan dipertimbangkan setelah bulan Juni dan diharapkan selesai pada akhir tahun ini.

Macron juga akan mengunjungi Thailand tahun depan, tambah Srettha.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :