Terkait PCR, Hari Ini Bos-Bos BUMN Farmasi Dipanggil DPR

Gedung DPR
Gedung DPR RI

Jakarta | EGINDO.co – Terkait PCR, hari ini Selasa (9/11/2021) bos-bos BUMN Farmasi dipanggil Komisi VI DPR RI. Tujuannya untuk membahas simpang siur isu bisnis tes PCR. Kini opini yang berkembang di publik adanya bisnis PCR yang diuntungkan pihak tertentu dan masyarakat dirugikan.

Sangat banyak dan hangat di media mainstream, medsos dan online tentang urusan bisnis mengenai persoalan-persoalan siapa yang diuntungkan dan siapa yang dirugikan tentang PCR. Demikian Aria Bima mengatakan ketika membuka rapat dengar pendapat (RDP) Selasa (9/11/2021) di gedung DPR RI Jakarta.

RDP hari ini, Komisi VI DPR RI memanggil Direktur Utama (Dirut) PT Bio Farma, PT Kimia Farma, PT Indofarma dan PT Phapros.

Baca Juga :  Erick Thohir Prediksi Vaksin Merah Putih Tersedia Awal 2022

RDP dipimpin oleh Wakil Ketua Komisi VI DPR Aria Bima mengatakan bahkan ada opini liar yang menyatakan pelaku di balik bisnis tes PCR ini memanfaatkan situasi pandemi COVID-19 demi memperoleh keuntungan, melalui kebijakan-kebijakan terkait pengendalian virus Corona.

RDP katanya DPR RI ingin dan perlu mendapatkan penjelasan dari polemik-polemik yang ada dan berkembang saat ini.

Sementara itu memang heboh bisnis PCR tertuju pada Menteri Koordinator Kemaritiman dan Investasi Luhut Binsar Pandjaitan dan Menteri BUMN Erick Thohir yang dituding terlibat dengan salah satu perusahaan penyedia jasa tes PCR dan mendapatkan keuntungan.

Diberitakan pula kedua menteri itu dilaporkan ke Komisi Pemberantasan Korupsi (KPK) beberapa waktu lalu.@

Baca Juga :  Pengamat Apresiasi Kinerja Menteri Erick Thohir

Bs/TimEGINDO.co

Bagikan :
Scroll to Top