Tarif Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi Naik 11 November

Jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) Seksi 1 Simpang Susun (SS) Tanjung Morawa-SS Parbarakan
Jalan tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi (MKTT) Seksi 1 Simpang Susun (SS) Tanjung Morawa-SS Parbarakan

Jakarta|EGINDO.co PT Jasa Marga (Persero) Tbk. (JSMR) melalui PT Jasamarga Kualanamu Tol akan menaikkan tarif Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi yang berlaku mulai Sabtu, 11 November 2023 pukul 00.00 WIB.

Marketing & Communication Department Head Jasamarga Nusantara Tollroad Regional Division, Herald Galingga, mengatakan pemberlakukan penyesuaian tarif berdasarkan Keputusan Menteri Pekerjaan Umum dan Perumahan Rakyat (PUPR) No. 1519/KPTS/M/2023 tanggal 25 Oktober 2023 tentang Penyesuaian Tarif Tol pada Ruas Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi.

Jalan Tol Medan-Kualanamau-Tebing Tinggi (MKTT) yang dikelola oleh PT Jasamarga Kualanamu Tol memiliki 7 gerbang tol (GT) yaitu GT Kualanamu, GT Paluh Kemiri, GT Lubuk Pakam, GT Perbaungan, GT Teluk Mengkudu, GT Sei Rampah, dan GT Tebing Tinggi.

Pengguna jalan tol golongan 1 (sedan, jip, pick up atau truk kecil, dan bus) yang melakukan perjalanan melalui gerbang tol dalam jaringan Ruas Tol MKTT, misal pengguna jalan tol dengan kendaraan minibus masuk dari Gerbang Tol (GT) Kualanamu dan keluar melalui GT Tebing Tinggi akan dikenakan tarif Rp56.000 dari yang semula Rp 51.500.

Baca Juga :  Wall Street Anjlok, Semangat AI Teredam Kegelisahan Suku Bunga

Berikut perincian tarif tol terbaru Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi dengan tarif terjauh (sistem tertutup):

1. Gol I: Rp 60.000, – yang semula Rp 55.500, –

2. Gol II: Rp 89.500, – yang semula Rp 83.000, –

3. Gol III: Rp 89.500, – yang semula Rp 83.000, –

4. Gol IV: Rp 119.500, – yang semula Rp 110.500, –

5. Gol V: Rp 119.500, – yang semula Rp 110.500, –

Sementara itu, pengguna jalan tol yang masuk/keluar dari gerbang tol jaringan Ruas Tol MKTT dan masuk/keluar di gerbang tol yang dikelola oleh Badan Usaha Jalan Tol (BUJT) lain, maka simulasi penyesuaian tarif sebagai berikut:

a.    Jika pengguna jalan tol kendaraan golongan I masuk dari GT Tebing Tinggi di Ruas Tol MKTT dan keluar melalui GT Belawan di Ruas Tol Belmera, akan dikenakan tarif sebagai berikut:

Baca Juga :  Polandia Cari Koalisi Untuk Kirim Tank Leopard Ke Ukraina

•    GT Tebing Tinggi – GT Tanjung Morawa Rp 60.000, – (Tarif Ruas MKTT)

•    GT Tanjung Morawa – GT Belawan Rp 9.000, – (Tarif Ruas Tol Belmera)

•    Sehingga tarif yang dikenakan untuk perjalanan dari Tebing Tinggi menuju Belawan yaitu Rp 69.000,-

b.    Jika pengguna jalan tol kendaraan golongan I masuk dari GT Kualanamu di Ruas Tol MKTT dan keluar melalui GT Binjai di Ruas Tol Medan-Binjai (Mebi) yang dikelola oleh PT Medan Binjai Tol akan dikenakan tarif sebagai berikut:

•    GT Kualanamu – GT Tanjung Morawa Rp 19.500, – (Tarif Ruas Tol MKTT)

•    GT Tanjung Morawa– GT Tanjung Mulia Rp 6.000, – (Tarif Ruas Tol Belmera)

•    GT Tanjung Mulia – GT Binjai Rp 26.500, – (Tarif Ruas Tol Mebi)

•    Tarif yang dikenakan untuk perjalanan dari Belawan menuju Binjai yaitu Rp 52.000, –

“Sistem transaksi di Jalan Tol Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi menggunakan sistem transaksi tertutup, sehingga bagi pengguna jalan yang tidak menerus akan dikenakan tarif proporsional berdasarkan jarak tempuhnya sesuai dengan Keputusan Menteri PUPR dimaksud,” ujar Herald dalam keterangan resmi, Jumat (10/11/2023).

Baca Juga :  China Peringatkan Bendungan Yang Dihantam Badai Bisa Runtuh

Sementara itu, Direktur Utama PT Jasa Marga Kualanamu Tol Ruas Medan-Kualanamu-Tebing Tinggi, Thomas Dwiatmanto, mengatakan jalan tol sepanjang 61,7 KM ini merupakan penghubung antara Medan menuju Bandara International Kualanamu, Jalan Tol Medan-Binjai dan Jalan Tol Binjai-Stabat serta pengunjung di wilayah Perkotaan menuju ke kota Tebing Tinggi, Kuala Tanjung, hingga Parapat.

Jalan tol yang telah beroperasi sejak 2017 ini, imbuhnya, merupakan proyek strategis nasional dan bagian dari Tol Trans-Sumatra sebagai upaya Pemerintah untuk mengakselerasi pertumbuhan perekonomian dan memberikan kelancaran konektivitas bagi masyarakat di Pulau Sumatra.

“Dengan adanya Jalan Tol MKTT, waktu tempuh perjalanan Medan ke Tebing Tinggi menjadi lebih singkat dan biaya operasional kendaraan menjadi lebih hemat,” ujarnya.

Sumber: Bisnis.com/Sn

Bagikan :