Tanpa Palang Lintasan, KA Barang Vs Mobil, Ibu dan Anak Tewas

Kereta Api Barang Vs Mobil di Tebingtinggi, 2 Tewas dan 2 Luka Berat
Kereta Api Barang Vs Mobil di Tebingtinggi, 2 Tewas dan 2 Luka Berat

Medan | EGINDO.co – Lagi, Kereta Api (KA) Barang Versus (Vs) Mobil di Tebingtinggi Provinsi Sumatera Utara (Sumut) yang mengakibatkan 2 orang tewas dan 2 orang luka berat. Kecelakaan maut Kereta Api (KA) lagi-lagi memakan korban di kota Tebingtinggi, Sumatera Utara itu terjadi pada Sabtu siang (16/3/2024) sekitar pukul 12:30 Wib. Sebuah mini bus Agya BK 1935 NP tertabrak rangkaian KA barang jurusan Tebing Tinggi menuju Belawan.

Informasi yang dihimpun EGINDO.co menyebutkan peristiwa itu terjadi di perlintasan kereta api tanpa palang di Jalan Gunung Arjuna, Kelurahan Mekar Sentosa, Kecamatan Rambutan, Kota Tebingtinggi. Peristiwa tabrakan itu sangat disayangkan banyak warga sebab di perlintasan kereta api tanpa palang, harusnya pihak PT. KAI membuat palang kereta api sehingga tidak terjadi tabrakan dan menghilangkan nyawa manusia. Menurut warga di lokasi kejadian seharusnya pihak PT. KAI membuat palang dimana sekarang ini jumlah kereta api yang melintas jumlahnya banyak dan begitu juga dengan arus kendaraan, harusnya ada dan jangan pihak PT. KAI setiap kali ada kecelakaan hanya menyayangkan terjadinya kecelakaan akan tetapi tidak melakukan perbaikan.

Baca Juga :  Harun Masiku Ada Di Indonesia Pada Agustus 2021

Disebutkan, dalam peristiwa kecelakaan mengerikan itu ibu dan anaknya tewas di lokasi kejadian. Sementara, 2 anak korban lainnya mengalami luka berat dan sudah dilarikan ke rumah sakit terdekat untuk mendapatkan pertolongan medis. Di lokasi kejadian, 2 korban tewas Masriana Damanik (35) dan anaknya, Tias Boru Sipayung (5). Sedangkan 2 korban menderita luka berat Cleo (11) dan Carin (11).

Peristiwa bermula, mobil Agya BK 1935 NP dikemudikan Masriana Damanik bersama ketiga anaknya meluncur dari arah Jalan Kol Yos Sudarso masuk ke Jalan Gunung Arjuna, berjarak sepanjang 200 meter dari jalan umum Kol Yos Sudarso. Di saat ingin menanjak perlintasan kereta api, secara bersamaan dari arah kanan Tebingtinggi meluncur kereta api barang, peristiwa tidak dapat dihindari lagi. Mobil tersebut terseret sejauh 500 meter.

Baca Juga :  Rusli Tan: Lakukan Hukum Perdagangan Bagi Produk Batu Bara

Lagi masyarakat sangat menyayangkan karena perlintasan KA itu tidak ada plang. Memang ada pos, akan tetapi tidak ada penjaganya maka sama saja, harusnya pihak PT KAI memastikan, menggaji petugas untuk bertugas di pos tersebut. Ironinya ada penjaga pos akan tetapi hanya mengharapkan pemberian orang yang melintas. Masyarakat meminta PT KAI tanggap dengan kondisi lintasan KA yang cukup rawan itu karena Jalan Gunung Arjuna menghubungkan Desa Paya Lombang dan Desa Kota Baru, Kecamatan Tebingtinggi, Kabupaten Serdang Bedagai.

Kasat Lantas Polres Tebingtinggi, AKP Agnis Juwita, membenarkan adanya kereta api barang tertemper mobil. Untuk korban yang berada di dalam mobil 4 orang, korban sudah dilarikan ke rumah sakit. Kini kasusnya sudah ditangani pihak Satlantas Polres Tebingtinggi.@

Baca Juga :  Peneliti: Vaksin Dalam Negeri Kurangi Ketergantungan Impor

Bs/timEGINDO.co

Bagikan :