Taiwan Melaporkan Banyak Balon China Di Selat Taiwan

Balon China Yang terlihat di Selat Taiwan
Balon China Yang terlihat di Selat Taiwan

Taipei| EGINDO.co – Kementerian pertahanan Taiwan mengatakan pada Minggu (11 Februari) pihaknya telah mendeteksi delapan balon Tiongkok melintasi Selat Taiwan dalam 24 jam sebelumnya, lima di antaranya terbang melintasi Taiwan, hari kedua berturut-turut dilaporkan sejumlah besar balon.

Taiwan, yang diklaim Tiongkok sebagai wilayahnya, telah mengeluh sejak bulan Desember mengenai balon-balon tersebut, dengan mengatakan bahwa balon-balon tersebut merupakan ancaman terhadap keselamatan penerbangan dan upaya perang psikologis.

Dalam laporan hariannya mengenai aktivitas militer Tiongkok, Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pihaknya melihat balon pertama pada Sabtu pagi dan yang terakhir pada sore hari, setelah melihat jumlah balon yang sama pada hari Jumat.

Lima diantaranya melintasi bagian utara dan tengah Taiwan, menurut peta yang disediakan oleh kementerian.

Baca Juga :  IMF : Fragmentasi Rugikan Ekonomi Global Hingga 7% Dari PDB

Kementerian Pertahanan Tiongkok tidak menjawab panggilan untuk meminta komentar pada hari Minggu. Baik Tiongkok maupun Taiwan saat ini sedang merayakan liburan Tahun Baru Imlek.

Bulan lalu, pemerintah Tiongkok menampik keluhan Taiwan yang berulang kali mengenai balon-balon tersebut, dengan mengatakan bahwa balon-balon tersebut ditujukan untuk keperluan meteorologi dan tidak boleh dibesar-besarkan karena alasan politik.

Pesawat-pesawat tempur Tiongkok beroperasi setiap hari di Selat Taiwan dan sering melintasi garis tengah yang sebelumnya menjadi penghalang tidak resmi antara kedua belah pihak. Tiongkok menyatakan tidak mengakui keberadaan garis tersebut.

Taiwan bulan lalu memilih Wakil Presiden William Lai sebagai presiden berikutnya, seorang pria yang digambarkan Tiongkok sebagai separatis berbahaya.

Baca Juga :  Harga Minyak Turun Karena China Perluas Pembatasan Covid-19

Lai, yang akan menjabat pada bulan Mei, telah menawarkan pembicaraan dengan Tiongkok, namun ditolak. Dia mengatakan hanya rakyat Taiwan yang bisa menentukan masa depan mereka.

Potensi Tiongkok menggunakan balon untuk memata-matai menjadi isu global pada Februari lalu ketika Amerika Serikat menembak jatuh balon pengintai Tiongkok. China mengatakan balon itu adalah pesawat sipil yang tidak sengaja tersesat.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :