Taiwan; Drone China Melakukan Penerbangan “Provokatif” Di Atas Pulau LCS

Drone China di atas Kepulauan Pratas milik Taiwan
Drone China di atas Kepulauan Pratas milik Taiwan

Taipei | EGINDO.co – Sebuah pesawat nirawak pengintai Tiongkok sempat terbang di atas Kepulauan Pratas yang dikuasai Taiwan di ujung utara Laut Cina Selatan pada hari Sabtu (17 Januari), yang oleh Kementerian Pertahanan Taiwan disebut sebagai tindakan “provokatif dan tidak bertanggung jawab”.

Taiwan, negara yang diperintah secara demokratis dan diklaim Tiongkok sebagai wilayahnya sendiri, melaporkan aktivitas militer Tiongkok di sekitarnya hampir setiap hari, termasuk pesawat nirawak meskipun sangat jarang memasuki wilayah udara Taiwan.

Kementerian Pertahanan Taiwan mengatakan pesawat nirawak pengintai Tiongkok tersebut terdeteksi sekitar subuh hari Sabtu mendekati Kepulauan Pratas dan terbang di wilayah udaranya selama delapan menit pada ketinggian di luar jangkauan senjata anti-pesawat.

“Setelah pihak kami menyiarkan peringatan melalui saluran internasional, pesawat tersebut pergi pada pukul 05.48,” kata kementerian tersebut dalam sebuah pernyataan.

“Tindakan yang sangat provokatif dan tidak bertanggung jawab oleh Tentara Pembebasan Rakyat secara serius merusak perdamaian dan stabilitas regional, melanggar norma hukum internasional, dan pasti akan dikutuk,” tambahnya.

Angkatan bersenjata Taiwan akan terus menjaga kewaspadaan dan pemantauan yang ketat, dan akan merespons sesuai dengan aturan kesiapan tempur rutin, kata kementerian tersebut.

Seorang juru bicara Komando Teater Selatan China mengatakan bahwa drone telah melakukan “latihan penerbangan normal” di wilayah udara tersebut, dalam sebuah pernyataan di akun WeChat resminya.

China juga menganggap Pratas sebagai wilayahnya sendiri.

Pada tahun 2022, militer Taiwan untuk pertama kalinya menembak jatuh sebuah drone sipil tak dikenal yang memasuki wilayah udaranya di dekat sebuah pulau kecil di lepas pantai China yang dikendalikan oleh Taiwan.

Terletak kira-kira di antara Taiwan selatan dan Hong Kong, Pratas dipandang oleh beberapa ahli keamanan sebagai wilayah yang rentan terhadap serangan China karena jaraknya – lebih dari 400 km – dari daratan Taiwan.

Pratas, sebuah atol yang juga merupakan taman nasional Taiwan, hanya dijaga secara longgar oleh militer Taiwan, tetapi terletak di lokasi yang sangat strategis di ujung utara Laut Cina Selatan yang disengketakan.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top