Medan | EGINDO.com – Stok BBM masih kosong pada sejumlah SPBU di Sumut, warga mengantre, jalanan macet. Kelangkaan bahan bakar minyak (BBM) terjadi pada sejumlah Stasiun Pengisian Bahan Bakar Umum (SPBU) di Kota Medan dan Sumatera Utara (Sumut) hingga Rabu (15/7/2026). Akibat kosongnya stok BBM membuat antrean kendaraan mengular di SPBU yang masih memiliki persediaan, bahkan memicu kemacetan di beberapa ruas jalan.
Masyarakat menilai fenomena antrean BBM yang kini meluas hingga pembelian Pertalite dan Pertamax merupakan kondisi yang tidak biasa. Hal itu karena sebelum bula Juli, antrean panjang umumnya hanya terjadi pada pembelian solar bersubsidi. Kini juga terjadi antrean untuk Pertalite bahkan Pertamax.
Berdasarkan hasil pemantauan EGINDO.com di lapangan ketika stok Pertalite di SPBU habis, masyarakat beralih membeli Pertamax. Kondisi itu membuat stok Pertamax di sejumlah SPBU ikut cepat menipis.
Antrean BBM yang berkepanjangan tidak hanya berdampak pada mobilitas masyarakat, tetapi juga berpotensi mengganggu distribusi barang dan memicu kenaikan harga pangan. Hal itu karena antrean panjang BBM, khususnya solar bersubsidi, dapat mengganggu jalur logistik. Kendaraan pengangkut barang yang terlambat tiba di pasar induk dapat mengurangi pasokan saat proses lelang komoditas, sehingga harga pangan berpotensi naik.

“Kelangkaan Pertalite membuat drivel ojol mengurangi mobilitas. Mau tidak mau akhirnya membeli Pertamax dengan harga lebih mahal karena tidak memiliki pilihan lain. Kondisi ini menambah beban pengeluaran,” kata Samsuddin (28) seorang driver ojol di SPBU Jalan Letda Sujono Medan yang antrean kendaraan mengular hingga hampir memakan badan jalan.
Sementara itu Pertamina Patra Niaga Regional Sumbagut mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan melakukan pembelian BBM sesuai kebutuhan. Katanya Pertamina juga memperkuat operasional dengan menambah 30 Awak Mobil Tangki (AMT) bantuan guna mendukung kelancaran proses distribusi BBM dari Fuel Terminal Medan menuju SPBU di berbagai wilayah Sumatera Utara. Pertamina berkomitmen untuk terus memperkuat koordinasi dengan seluruh pemangku kepentingan serta mengoptimalkan distribusi agar kebutuhan energi masyarakat di Sumatera Utara dapat terpenuhi dengan baik.@
Iqbal/fd/timEGINDO.com