SSA Merupakan Solusi Efektif Saat Lalin Mengalami Kepadatan

Pemerhati masalah transportasi dan hukum AKBP ( P ) Budiyanto S.Sos.MH.
Pemerhati masalah transportasi dan hukum AKBP ( P ) Budiyanto S.Sos.MH.

Jakarta|EGINDO.co Rekayasa lalu lintas sebagai upaya petugas di jalan untuk mempertahankan agar kinerja lalu lintas tetap maksimal. Dalam situasi kondisi tertentu terutama pada saat long week end atau libur Nasional.

Mantan Kasubdit Bin Gakkum Polda Metro Jaya AKBP ( P ) Budiyanto MH menjelaskan, situasi lalu lintas sangat dinamis bahkan kadang kadang mengalami over kapasitas sehingga diperlukan rekayasa lalu lintas untuk mengurai kemacetan. Cara mengatur lalu lintas yang selama ini digunakan adalah dengan cara memberlakukan rekayasa lalu lintas dengan skema Sistim satu arah ( SSA ) yang selama dianggap cukup efektif termasuk antisipasi libur Nataru.

Dikatakannya, Sistem satu arah adalah satu metode merubah lalu lintas dua arah ( two way ) menjadi satu arah (one way) dengan tujuan meningkatkan kapasitas jalan, menghilangkan konflik persimpangan, sehingga volume lalu lintas dan flow arus lalu lintas pada arah tertentu akan mengalami peningkatan 2 ( dua ) kali lipat dan kelancaran dengan hilangnya titik – titik konflik tersebut.

Baca Juga :  311 Kasus Baru Covid-19 Di Singapura, 103 Infeksi Omicron

Hannya yang perlu menjadi perhatian kita semua adalah bagaimana mendeteksi arus lalu lintas yang berlawanan, dan tetap ada akses atau ruang flow lalu lintas sehingga tidak mengalami stuck yang dapat menimbulkan psikis sosial dan dampak negatif lainya. “Alokasi waktu pemberlakuan SSA ( Sistem Satu Arah ) betul- betul dipertimbangkan dengan tetap memperhatikan situasi lalu lintas yang berlawanan,”tandasnya.

ilustrasi Sistem lalu lintas satu arah ( SSA ). 

Pemerhati masalah transportasi Budiyanto mengatakan, kepadatan lalu lintas disekitar lokasi pemberlakuan SSA ( Sistem Satu Arah ) perlu petugas yang mengatur dan mengarahkan karena sudah dipastikan ada perubahan arah lalu lintas yang perlu direkayasa dan termasuk mengkoordinasikan jadwal dan rute angkutan umum agar pelayanan terhadap pengguna jasa angkutan umum tidak terganggu. Dalam sistem SSA ( Sistem Satu Arah ) yang perlu diperhatikan, adalah:
a.Alokasi waktu jangan terlalu lama.
b.Tetap ada akses untuk flow arus yang berlawanan.
c.Petugas yang mengatur lalin dampak SSA ( Sistem Satu Arah ).
d.Koordinasi antar fungsi dan lintas sektoral.
e.Evaluasi secara periodik untuk tentukan langkah berikutnya.
f.Penyiapan sarana untuk mobilitas control.

Baca Juga :  Sukseskan Sensus Penduduk 2020 BPS Ajak Warga Sulteng Ikut Serta

@Sadarudin

Bagikan :