Sri Lanka Tangkap 9 Warga China atas Penyelundupan Peralatan Penipuan Siber

Sri Lanka Tangkap 9 Warga China di bandara
Sri Lanka Tangkap 9 Warga China di bandara

Colombo | EGINDO.co – Sembilan warga negara Tiongkok ditangkap di bandara internasional utama Sri Lanka pada hari Kamis (16 April) saat mencoba menyelundupkan peralatan komunikasi yang diduga ditujukan untuk operasi penipuan siber, kata otoritas bea cukai.

Penangkapan ini terjadi dua minggu setelah polisi menahan 152 warga negara asing, sebagian besar warga negara Tiongkok, karena diduga menjalankan operasi penipuan siber dari sebuah hotel di barat laut pulau itu.

Setelah penangkapan tersebut, kedutaan besar Tiongkok di Kolombo mengatakan pihaknya bekerja sama erat dengan otoritas setempat untuk mencegah warga negaranya melakukan operasi penipuan di negara tersebut.

Insiden bandara terbaru ini membuat petugas Sri Lanka menyita 383 telepon seluler bekas, 101 komputer tablet, enam router Wi-Fi, dan pelacak GPS dari warga negara Tiongkok yang tiba, kata juru bicara bea cukai.

“Peralatan tersebut diikatkan ke tubuh para tersangka,” tambah juru bicara itu, seraya mencatat bahwa barang sitaan tersebut bernilai 24 juta rupee (US$78.000) dan telah disita.

Menurut Kantor PBB untuk Narkoba dan Kejahatan (UNODC), geng kriminal terorganisir telah menggunakan kasino, hotel, dan kompleks benteng di seluruh Asia Tenggara sebagai basis untuk melakukan penipuan daring yang canggih, menipu orang melalui skema investasi mata uang kripto dan hubungan romantis palsu.

Hingga penindakan tahun ini, kawasan ini merupakan pusat industri penipuan daring bernilai miliaran dolar di mana ratusan ribu penipu – beberapa diperdagangkan, yang lain pekerja sukarela – menipu pengguna internet di seluruh dunia dengan skema romantis dan investasi mata uang kripto.

“Karena infrastruktur telekomunikasi Sri Lanka yang maju, lokasi geografis yang menguntungkan, dan kebijakan visa yang relatif longgar, beberapa geng penipuan telekomunikasi telah pindah ke Sri Lanka,” kata kedutaan besar China di Kolombo baru-baru ini.

“Itulah mengapa kasus-kasus seperti itu meningkat di Sri Lanka baru-baru ini,” tambahnya, mencatat bahwa para penipu telah menargetkan warga negara China di dalam negeri.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top