Jakarta | EGINDO.com – PT Sinar Mas Asuransi Syariah (SMAS) resmi mengumumkan sebagai perusahaan asuransi umum syariah yang berdiri mandiri (full-fledged), setelah memperoleh persetujuan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) berdasarkan Surat Keputusan Anggota Dewan Komisioner OJK Nomor KEP-123/D.05/2025 per 23 Desember 2025. Adapun sebelumnya SMAS merupakan Unit Usaha Syariah (UUS) dari PT Asuransi Sinar Mas.
Jika menilik laporan keuangan ketika PT Sinar Mas Asuransi Syariah masih menjadi UUS Asuransi Sinar Mas, tercatat kontribusi gabungan yang dibukukan sebesar Rp 168 miliar pada 2025. Sementara itu, ekuitas dana gabungan yang dicatatkan sebesar Rp 809,14 miliar, serta tingkat rasio solvabilitas atau Risk Based Capital (RBC) sebesar 931,87%.
Sementara itu Otoritas Jasa Keuangan (OJK) menetapkan kewajiban pemisahan atau spin off Unit Usaha Syariah (UUS) di industri perasuransian dan harus dilakukan paling lambat pada akhir 2026. Direktur Utama Asuransi Sinar Mas Syariah Daniel Armagatlie mengakui ada tantangan bagi perusahaan asuransi saat melakukan spin off UUS. Menurutnya tantangan dihadapi SMAS saat melakukan spin off, yaitu lebih ke arah kesiapan sumber daya manusia yang kompeten dan mencukupi untuk memenuhi kebutuhan perusahaan di semua departemen dan divisi.
Daniel juga mengakui pemisahan UUS tidak semudah yang diperkirakan, bahkan sering dianggap sebagai salah satu corporate transformation paling kompleks di industri asuransi karena menyangkut regulasi, modal, sistem, sumber daya manusia, dan keberlanjutan bisnis. Menurutnya, perusahaan asuransi yang ingin spin off UUS bisa mengambil beberapa opsi untuk mempermudah proses, seperti memakai jasa konsultan, hingga membuat tim task force khusus dari induk atau menjalankan secara mandiri seperti yang dilakukan oleh SMAS.
Untuk itu kata Daniel pihaknya masih dalam proses pengalihan portofolio yang rencananya akan diselesaikan pada kuartal II-2026. Dia bilang secara bisnis tentunya perusahaan akan melakukan penyesuaian agar bisa lebih agresif di market dengan melakukan inovasi produk baru.@
Bs/fd/timEGINDO.com