Singapura Laporkan 1.767 Kasus Baru Covid-19

Kasus Covid-19 di Singapura mulai melandai
Kasus Covid-19 di Singapura mulai melandai

Singapura | EGINDO.co – Singapura melaporkan 1.767 kasus baru COVID-19 pada Jumat (5/11) siang dengan tambahan sembilan orang meninggal akibat komplikasi akibat virus corona.

Para korban tewas berusia antara 67 dan 85 tahun. Semuanya memiliki berbagai kondisi medis yang mendasarinya. Kementerian Kesehatan (MOH) tidak merinci kondisi ini.

Ini menjadikan jumlah kematian Singapura akibat virus corona menjadi 468.

Jumlah kasus baru yang dilaporkan pada hari Jumat turun dari 3.003 infeksi yang dilaporkan pada hari Kamis.

Ini juga merupakan beban kasus COVID-19 harian terendah sejak 27 September, ketika 1.647 infeksi dilaporkan.

Depkes mengatakan penurunan jumlah kasus pada hari Jumat kemungkinan karena lebih sedikit swab yang dilakukan selama liburan Deepavali di Klinik Kesiapsiagaan Kesehatan Masyarakat (PHPC) dan poliklinik.

Tingkat pertumbuhan infeksi mingguan adalah 0,81 pada hari Jumat, turun dari 0,93 pada hari Kamis. Ini mengacu pada rasio kasus komunitas selama seminggu terakhir selama seminggu sebelumnya.

Baca Juga :  Kendaraan Dapat Dihapus, Daftar Registrasi Dan Identifikasi

Ini adalah hari ketiga berturut-turut tingkat pertumbuhan infeksi mingguan tetap di bawah 1.

Co-chair gugus tugas multi-kementerian COVID-19 Lawrence Wong telah mengindikasikan bahwa tingkat pertumbuhan infeksi mingguan dapat digunakan sebagai penanda kemungkinan pelonggaran pembatasan COVID-19.

Dari kasus baru yang dilaporkan pada hari Jumat, 1.759 infeksi ditularkan secara lokal, terdiri dari 1.639 di masyarakat dan 120 di asrama pekerja migran.

Ada delapan kasus impor, kata Depkes dalam pembaruan hariannya yang dirilis ke media sekitar pukul 10.25 malam.

Hingga Jumat, Singapura telah melaporkan 212.745 kasus COVID-19 sejak awal pandemi.

RUMAH SAKIT

Sebanyak 1.669 kasus saat ini dirawat di rumah sakit, dengan 282 pasien yang membutuhkan suplementasi oksigen di bangsal umum.

70 kasus lainnya tidak stabil dan di bawah pengawasan ketat di unit perawatan intensif (ICU), sementara 70 dalam kondisi kritis dan diintubasi. Tingkat pemanfaatan ICU keseluruhan saat ini adalah 68,6 persen.

Baca Juga :  China Melarang Proyek Industri Berat Baru Di Zona Utama

Sebanyak 3.657 kasus dipulangkan selama sehari terakhir, di antaranya 528 adalah manula berusia di atas 60 tahun.

Dari 92.147 kasus selama 28 hari terakhir, 98,7 persen memiliki gejala ringan atau tanpa gejala, sementara 0,7 persen membutuhkan suplementasi oksigen di bangsal umum, 0,3 persen berada di ICU dan 0,2 persen meninggal.

VAKSINASI

Hingga Kamis, 85 persen populasi Singapura telah divaksinasi lengkap dengan dua dosis vaksin COVID-19, sementara 85 persen telah menerima setidaknya satu dosis dan 17 persen telah menerima suntikan penguat.

CLUSTER AKTIF

Depkes mengatakan saat ini sedang “memantau dengan cermat” lima klaster aktif.

Dua puluh empat kasus baru ditambahkan ke klaster di Institute of Mental Health (IMH), yang kini memiliki total 365 kasus. Dua puluh empat dari mereka adalah anggota staf dan 341 adalah pasien.

Penambahan empat kasus lagi menjadi klaster di Rumah Lanjut Usia (Tampines) Jamiyah, sehingga total menjadi 54 kasus. Rumah Perawatan Orange Valley (Clementi) juga mengalami empat infeksi baru dan sekarang memiliki total 26 kasus.

Baca Juga :  Jalan Tol Banjir Mereduksi Standar Pelayanan Minimal

PENGHARGAAN UNTUK UPAYA COVID-19

Petugas kesehatan publik akan menerima penghargaan uang hingga S$4,000 sebagai pengakuan atas upaya mereka dalam memerangi COVID-19, Menteri Kesehatan Ong Ye Kung mengumumkan pada hari Jumat.

Penghargaan ini diberikan kepada staf di organisasi perawatan masyarakat yang memberikan layanan garis depan, seperti panti jompo dan pusat dialisis.

Secara terpisah, Depkes juga mengumumkan enam penerima National Medical Excellence Awards 2021 pada Jumat.

Di antara pemenangnya adalah Kelompok Kerja Penelitian COVID-19 di Pusat Nasional untuk Penyakit Menular (NCID), yang memenangkan Penghargaan Tim Keunggulan Klinis Nasional atas perannya dalam respons pandemi di Singapura dan secara global.

Dalam rilis berita, Kementerian Kesehatan mengatakan penerima diakui “untuk keunggulan di bidang kualitas perawatan, keselamatan pasien, penelitian, serta pendidikan dan pelatihan”.

Sumber : CNA/SL

Bagikan :
Scroll to Top