Singapura & Jepang Tandatangani Kerangka Kerja Sama di Sektor Energi

Singapura & Jepang  Kerja Sama di Sektor Energi
Singapura & Jepang Kerja Sama di Sektor Energi

Tokyo | EGINDO.co – Singapura dan Jepang akan meningkatkan kerja sama di sektor energi di bawah kerangka kerja sama yang baru ditandatangani, yang bertujuan untuk membantu kedua negara mencapai tujuan net-zero mereka.

Kerangka Kerja Sama Energi, Keberlanjutan, dan Perubahan Iklim ditandatangani pada hari Minggu (15 Maret) oleh Menteri Energi dan Sains dan Teknologi Singapura, Tan See Leng, dan Menteri Ekonomi, Perdagangan, dan Industri Jepang, Ryosei Akazawa.

Di bawah kerangka kerja tersebut, kedua pihak akan memperkuat kerja sama di bidang-bidang seperti impor listrik lintas batas, hidrogen dan amonia rendah karbon, penangkapan, pemanfaatan, dan penyimpanan karbon, energi nuklir sipil, gas alam cair, pendukung sistem jaringan canggih, dan energi angin lepas pantai, kata Kementerian Perdagangan dan Industri (MTI) dalam siaran pers.

Kerja sama ini dapat berupa pertukaran kebijakan, fasilitasi bisnis, fasilitasi kerja sama keuangan, serta harmonisasi dan pengakuan bersama standar, peraturan, dan sertifikasi.

Kedua negara juga akan mendorong pelaku industri dan lembaga keuangan untuk mendukung pengembangan jalur energi rendah karbon, serta berkolaborasi dan berinvestasi dalam proyek-proyek tersebut.

Singapura dan Jepang telah menjadi mitra dekat di bidang transisi energi, dekarbonisasi, keberlanjutan, dan perubahan iklim, kata MTI.

Perusahaan Singapura seperti perusahaan lepas pantai dan kelautan Seatrium dan penyedia solusi energi dan perkotaan Sembcorp Industries terlibat dalam proyek-proyek energi di Jepang.

Kerangka kerja baru ini diharapkan dapat membantu Singapura dan Jepang mencapai tujuan net-zero mereka dan mengurangi emisi di industri yang sulit dikurangi dan sektor tenaga listrik, kata MTI.

Dalam sambutannya pada penandatanganan kerangka kerja tersebut, Dr. Tan mengatakan: “Baik Singapura maupun Jepang memiliki hubungan ekonomi yang luas. Pada tahun 2024, Jepang dan Singapura merupakan sumber investasi asing langsung terbesar keempat satu sama lain.

“Singapura menjadi tuan rumah bagi lebih dari 5.300 perusahaan Jepang, banyak di antaranya menggunakan Singapura sebagai kantor pusat Asia-Pasifik, serta sebagai basis untuk inovasi, pengembangan bakat, dan kepemimpinan.”

Ia mengatakan banyak perusahaan Singapura tetap optimis dan bersemangat tentang pasar Jepang.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top