Singapura dan Vietnam Sepakat Dagang Beras Berkelanjutan

Bercocok Tanam Padi di Vietnam
Bercocok Tanam Padi di Vietnam

Gyeongju, Korea Selatan | EGINDO.co – Singapura dan Vietnam pada hari Kamis (30 Oktober) menandatangani perjanjian yang memungkinkan Vietnam mendukung ekspor beras tanpa hambatan ke Singapura dalam jumlah yang disepakati bersama dengan persyaratan yang disepakati jika diminta oleh pemerintah.

Nota kesepahaman kerja sama perdagangan beras ditandatangani di sela-sela Pekan Pemimpin Ekonomi Kerja Sama Ekonomi Asia-Pasifik (APEC).

Dalam siaran pers bersama, kementerian terkait dari kedua negara menyatakan bahwa nota kesepahaman ini meletakkan “fondasi yang kokoh” untuk mendorong perdagangan beras yang stabil dan berkelanjutan.

Hal ini akan membantu memperkuat ketahanan pangan bilateral dengan menghindari pembatasan perdagangan yang tidak perlu.

Perjanjian tersebut ditandatangani oleh Menteri Keberlanjutan dan Lingkungan Hidup sekaligus Menteri yang bertanggung jawab atas Hubungan Perdagangan, Grace Fu, dan Menteri Perindustrian dan Perdagangan Vietnam, Nguyen Hong Dien.

“Ini adalah nota kesepahaman kerja sama pertama Singapura di bidang perdagangan beras yang ditandatangani dengan mitra dagang, dan kami senang melakukannya dengan Vietnam, yang merupakan salah satu negara sumber beras terbesar Singapura,” ujar Ibu Fu.

Singapura mengimpor beras dari sekitar 30 negara.

Ia mencatat bahwa Singapura mengimpor sebagian besar kebutuhan pangannya dan tidak luput dari gangguan pasokan pangan global.

“Memastikan kemitraan global dan regional sangat penting untuk memastikan pasokan beras yang stabil bagi Singapura,” ujarnya.

Bapak Dien mengatakan perjanjian ini memperkuat konektivitas antara Singapura dan Vietnam, dan menyiapkan landasan bagi kolaborasi yang stabil di tengah “perkembangan pasar global yang tidak terduga”.

Ia mengatakan peningkatan kerja sama perdagangan beras merupakan bukti nyata dari upaya bersama untuk memastikan ketahanan rantai pasok dan ketahanan pangan di ASEAN.

“Ke depannya, kami berharap otoritas yang berwenang dari kedua belah pihak akan terus bekerja sama secara erat untuk lebih memperluas pasokan produk pertanian dan pangan Vietnam yang bergengsi dan berkualitas tinggi ke pasar Singapura,” ujarnya.

Bapak Dien menambahkan bahwa perjanjian ini menandai langkah konkret dalam implementasi Kemitraan Strategis Komprehensif (CSP) antara Singapura dan Vietnam.

Hubungan kedua negara ditingkatkan menjadi CSP pada bulan Maret tahun ini.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top