Jakarta | EGINDO.com – Sinar Mas Land meluncurkan proyek hunian mewah berkonsep resort living yang menyasar kelompok ultra high net worth. Pengembang NavaPark BSD City, Sinar Mas Land dan Hongkong Land, semakin agresif membidik pasar hunian ultra premium di Indonesia melalui peluncuran Island Villa di kawasan NavaPark BSD City, Tangerang, Banten.
Division Head Marketing & Business Development NavaPark Wanto Ngali mengatakan, peluncuran Island Villa merupakan langkah lanjutan setelah perusahaan berhasil menggarap pasar hunian kelas atas dalam beberapa tahun terakhir. Menurutnya, NavaPark meluncurkan produk dengan jumlah terbatas yang mendapat respons positif dari pasar. Kesuksesan tersebut kemudian berlanjut pada pengembangan Botanic Villa yang juga terserap dengan baik.
Karena itu katanya, Island Villa dirancang sebagai produk yang unik dan sulit direplikasi. NavaPark mengusung konsep ‘living in a green ocean’ dengan menghadirkan kawasan hunian yang berada di tengah area Botanic Park seluas 10 hektare. “Produk ini kami buat sebagai one of a kind, sesuatu yang tidak bisa direplikasi dan tidak bisa diproduksi kembali,” katanya.
Wanto mengakui, pengembangan proyek tersebut juga menjadi langkah yang berisiko bagi pengembang yakni Sinar Mas Land dan Hongkong Land, karena membutuhkan investasi besar dengan tingkat kepadatan yang sangat rendah. Dari total area pengembangan, sebagian besar ruang dialokasikan untuk ruang terbuka hijau, taman, dan fasilitas penunjang yang menjadi bagian dari pengalaman tinggal penghuni. Selain menawarkan rumah mewah, NavaPark juga menjual konsep gaya hidup dan nilai emosional bagi konsumennya.
Menurutnya mayoritas calon pembeli Island Villa berasal dari Jakarta dan kawasan sekitarnya yang mencari hunian lebih luas dengan lingkungan hijau dan eksklusif. Menariknya, sebagian besar pembeli merupakan pelanggan lama NavaPark yang melakukan upgrade hunian seiring perkembangan bisnis dan peningkatan kekayaan mereka.
“Kami melihat banyak repeat order. Mereka sebelumnya membeli rumah di klaster lain di NavaPark, kemudian ketika bisnis berkembang mereka mencari rumah yang lebih besar dan lebih eksklusif,” katanya mengungkapkab.@
Bs/fd/timEGINDO.com