Sehatkah Minum Kopi?

minum
Minum kopi

Oleh: Fadmin Prihatin Malau

Ketika saya sama-sama bekerja dengan orang Finlandia, heran melihat teman sekerja itu suka sekali minum kopi. Katanya di negerinya masyarakat rata-rata meminum kopi 400 gram per harinya. Apa benar, apa tidak saya tidak mengetahuinya sebab saya tidak bekerja Finlandia tetapi di Indonesia.

Saya juga sangat suka minum kopi, jika sehari tidak minum kopi kepala terasa pening. Ternyata teman sekerja itu juga sangat suka minum kopi dan bahkan pagi, siang, sore dan malam hari minum kopi. Sedangkan saya cukup pagi hari dan petang hari, tidak lagi malam hari.

Itu cerita sepuluh tahun yang lalu. Teringat kembali dengan teman itu ketika membaca hasil riset dilansir Boldsky, 31 Agustus 2017 lalu yang menyimpulkan minum 4 cangkir kopi setiap hari membantu manusia hidup lebih lama.

Riset itu dilakukan pihak Rumah Sakit de Navarra di Spanyol oleh Adela Navarro, seorang ahli jantung di Hospital de Navarra itu. Adela Navarro dan timnya menemukan orang yang mengonsumsi setidaknya empat cangkir kopi per hari memiliki risiko 64 persen lebih rendah dari semua penyebab kematian dibandingkan mereka yang tidak pernah mengonsumsi kopi.

Periset menemukan hubungan terbalik antara minum kopi dan risiko semua penyebab kematian, terutama pada orang berusia 45 tahun ke atas. Disebutkan adanya hubungan perlindungan yang lebih kuat di antara peserta yang lebih tua.

Dikatakan hubungan terbalik sebab sebelumnya para peneliti telah menyarankan bahwa minum kopi penyebab kematian. Namun hal ini belum terbukti. Periset menganalisis 19.896 orang dengan usia rata-rata 38 tahun.

Parameter digunakan orang yang mengkonsumsi kopi, gaya hidup peminum kopi, karakteristik sosiodemografi, pengukuran antropometri dan kondisi kesehatan sebelum dan sesudahnya. Penelitian dilakukan selama sepuluh tahun yakni setelah usia orang yang dianalisis bertambah sepuluh tahun. Ternyata hasil penelitian terjadi hubungan terbalik dari hipotesa sebelumnya.

Apa yang dilansir Boldsky hampir sama dengan yang dipublikasikan Jurnal Annals of Internal Medicine. Para penelitian menjelaskan minum tiga cangkir kopi dalam sehari dapat memperpanjang umur seseorang.

Disebutkan dalam Jurnal Annals of Internal Medicine para penelitian meneliti 10 juta orang Eropa yang meminum kopi. Hasil penelitian ternyata dengan meminum kopi dapat menurunkan risiko penyakit jantung dan penyakit usus.

Profesor Sir David Spiegelhalter dari Universitas Cambridge menjelaskan hasil analisis penelitian risiko bahwa dua penyakit (jantung dan usus) dengan minum kopi akan lebih sehat maka dapat dikatakan memperpanjang umur orang peminum kopi.

Hasil penelitian ini masih dipertanyakan kebenarannya sebab peneliti menyimpulkan hasil penelitiannya tanpa memperhitungkan faktor lain dari faktor memperpanjang umur orang peminum kopi. Contohnya tidak ada parameter perbandingan antara peminum kopi dan peminum non-kopi.

Disamping itu juga gaya hidup peminum kopi. Apakah seseorang meminum tiga cangkir kopi sehari itu di warung kopi sehingga menghabiskan banyak waktunya berkumpul atau bersosialisasi sehingga selalu senang membuat meningkatkan kesehatannya.

Minum Kopi Mencegah Banyak Penyakit

Dua penelitian yakni dari Rumah Sakit de Navarra di Spanyol oleh Adela Navarro, seorang ahli jantung dan dari Universitas Cambridge oleh Profesor Sir David Spiegelhalter dapat mencegah penyakit jantung dan usus serta dapat memperpanjang hidup peminum kopi.

Ternyata tidak dua penyakit itu saja. Minum 3 cangkir kopi setiap hari dapat mencegah Alzheimer. Institute for Scientific Information memberikan penjelasan tentang manfaat kopi yang diklaim dapat mencegah terjadinya Alzheimer.

Disebutkan dalam penelitian itu setidaknya dapat menurunkan risiko Alzheimer, Demensia dan penyakit Parkinson hingga 27 persen. Hasil penelitian itu menyebutkan kombinasi kafein, antioksidan dan polifenol alami yang ada dalam kopi faktor mencegah berbagai penyakit.

Laporan dari Fox News, 19 Desember 2016 menyebutkan mengkonsumsi kopi dapat mengurangi penurunan kognitif yang berdampak pada kesehatan. Profesor Rodrigo A. Cunha dari University of Coimbra di Portugal dalam laporan Fox News itu menjelaskan kafein berperan mengurangi penurunan kognitif sangat efektif pada pria usia lanjut. Bila demikian maka mengkonsumsi 400 miligram kopi setiap hari atau setara dengan lima cangkir tidak masalah dengan gangguan kesehatan bagi pria usia lanjut. Artinya, orang tua aman mengkonsumsi (meminum) kopi.

Minum Kopi Gaya Hidup

Minum kopi juga menjadi gaya hidup, termasuk cara minum kopi. Ada yang suka dengan rasa manis atau pakai gula tetapi ada juga yang tidak. Bagi manusia lanjut usia, kopi tanpa gula atau sedikit gula lebih menyehatkan. Kopi tanpa gula bisa menghindari risiko diabetes.

Kemudian bagi manusia lanjut usia dengan minum 3-4 gelas kopi per hari, sakit kepala bisa teratasi. Sedikit yang meminum kopi tanpa gula dari banyaknya orang meminum kopi di dunia, termasuk di Indonesia. Kopi sumber utama antioksidan bagi sebagian besar individu, tentunya antioksidan berfungsi menangkal radikal bebas atau gen penyebab kanker.

Lalu kafein dalam kopi dapat mendorong metabolisme dan membantu menurunkan berat badan dan meningkatkan energi. Mengkonsumsi kopi tanpa gula minimal dua cangkir per hari mampu meningkatkan daya ingat, kemampuan kognitif, pemahaman logika dan tes IQ dasar. Kemudian manfaat kopi juga bisa mengurangi potensi penyakit parkinson.

Orang yang mengkonsumsi kopi secara rutin dinilai akan cenderung kebal terhadap penyakit parkinson dibandingkan orang yang jarang mengkonsumsinya. Mari kita buktikan hasil penelitian medis ini. Namun, minum kopi juga sudah menjadi gaya hidup dan menjadi komoditi andalan pertanian hampir di semua negara, termasuk Indonesia.

***