Saham Tokyo Melonjak 3% Saat Pembukaan Akibat Spekulasi Pemilu Dadakan

SahamTokyo melonjak 3%
SahamTokyo melonjak 3%

Tokyo | EGINDO.co – Saham-saham Tokyo melonjak lebih dari 3 persen pada Selasa (13 Januari) pagi karena spekulasi bahwa Perdana Menteri Sanae Takaichi akan mengadakan pemilihan umum sela untuk memanfaatkan angka jajak pendapat yang kuat.

Indeks Nikkei naik 3,37 persen atau 1.751,20 poin menjadi 53.691,09 pada perdagangan awal, karena indeks juga mengejar ketertinggalan setelah libur nasional Jepang dan saham-saham Amerika Serikat naik semalam.

Takaichi diangkat sebagai perdana menteri wanita pertama Jepang pada bulan Oktober dan kabinetnya menikmati tingkat persetujuan sekitar 70 persen.

Namun blok penguasaannya hanya memiliki mayoritas tipis di majelis rendah parlemen yang berpengaruh, yang menghambat kemampuannya untuk mendorong agenda kebijakan ambisiusnya.

“Jika pemilihan majelis rendah dikonfirmasi, kita dapat mengantisipasi tren pembelian yang diperbarui,” menurut perusahaan pialang Monex.

“Itu karena penting untuk memperkuat fondasi pemerintahan Takaichi.”

Ia sedang mempertimbangkan untuk membubarkan majelis rendah pada awal sesi parlemen pada 23 Januari, demikian dilaporkan surat kabar Yomiuri dan Mainichi pekan lalu, mengutip sumber pemerintah yang tidak disebutkan namanya.

Itu berarti pemilihan umum “sangat mungkin akan diadakan pada awal hingga pertengahan Februari,” kata Yomiuri.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top