Saham AS Datar Setelah Data Inflasi Yang Jinak

Wall Street - New York
Wall Street - New York

New York | EGINDO.co – Saham-saham Wall Street bergerak mendatar pada Jumat pagi (13 Februari) setelah aksi jual pada sesi sebelumnya menyusul data yang menunjukkan inflasi konsumen AS sedikit mendingin pada bulan Desember.

Indeks harga konsumen naik 2,4 persen year-on-year, kata Departemen Tenaga Kerja, turun dari 2,7 persen pada bulan Desember dan sedikit di bawah perkiraan median analis.

“Ada beberapa kekhawatiran nyata” menjelang data CPI, kata Steve Sosnick dari Interactive Brokers. “Ini menghilangkan potensi negatif besar dari aktivitas hari ini.”

Sekitar 40 menit setelah perdagangan dimulai, Dow Jones Industrial Average turun 0,1 persen menjadi 22.580,51.

Indeks S&P 500 yang lebih luas naik 0,1 persen menjadi 6.839,17, sementara Indeks Komposit Nasdaq yang kaya teknologi bertambah 0,1 persen menjadi 49.4789,17.

Indeks-indeks utama AS turun lebih dari satu persen pada hari Kamis menyusul aksi jual besar-besaran di beberapa saham teknologi terkemuka.

Sejak awal tahun 2026, pasar telah mempertanyakan asumsi pertumbuhan seputar booming investasi kecerdasan buatan serta beberapa dampak negatif teknologi tersebut terhadap perusahaan-perusahaan tradisional.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top