Siak | EGINDO.com – Saat kualitas udara menurun PT Indah Kiat Pulp & Paper (IKPP) Perawang menyalurkan puluhan ribu masker kepada masyarakat di Kecamatan Tualang, Kabupaten Siak, Riau, menyusul menurunnya kualitas udara akibat kabut asap kebakaran hutan dan lahan (karhutla), pada Kamis pekan ini.
“Kini kondisinya menurun kualitas udara sudah tentu menjadi perhatian kita bersama karena berdampak pada aktivitas masyarakat sehari-hari. Melalui pembagian masker ini, kami ingin membantu masyarakat mengurangi paparan langsung terhadap kabut asap,” kata Manager Public Affairs IKPP Perawang Armadi.
Dijelaskannya, pembagian masker dimulai di kawasan lampu lalu lintas Kilometer 5 Perawang dengan menyasar masyarakat dan pengguna jalan yang melintas di salah satu ruas utama Kecamatan Tualang. Dalam kegiatan tersebut, personel Satlantas Polres Siak turut membantu membagikan masker kepada pengguna jalan.
Armadi mengatakan penyaluran masker dilakukan dengan mencermati perkembangan kualitas udara yang terpantau melalui Indeks Standar Pencemar Udara (ISPU) di Kecamatan Tualang. Ia menyebutkan puluhan ribu masker disiapkan dan akan disalurkan secara bertahap di sejumlah titik dengan mobilitas masyarakat yang tinggi, termasuk di sekitar wilayah operasional perusahaan.
“Kami berharap kondisi kabut asap dapat segera membaik. Sementara itu, kami mengajak masyarakat tetap memperhatikan kondisi kualitas udara dan menggunakan masker ketika beraktivitas di luar ruangan apabila diperlukan,” ujarnya.
Seorang warga Kelurahan Perawang, Dina (43), mengapresiasi pembagian masker tersebut karena dapat membantu melindungi masyarakat dari paparan udara yang menurun kualitasnya.
“Kami mengucapkan terima kasih kepada IKPP Perawang yang telah memberikan bantuan masker kepada warga. Ini sangat bermanfaat bagi kami, apalagi kualitas udara saat ini semakin buruk. Semoga kabut asap ini segera berakhir,” katanya.
Sebagaimana yang dilaporkan bahwa kondisi menurunnya kualitas udara di daerah Provinsi Riau sudah menjadi masalah bagi masyarakat dalam beraktivitas. Kini masyarakat terdampak dari kondisi udara dalam beraktivitas sehari-hari.@
Bs/fd/timEGINDO.com