Batam|EGINDO.co Rencana pembukaan layanan kapal Roll-on/Roll-off (RoRo) yang menghubungkan Batam, Kepulauan Riau, dengan Johor, Malaysia, masih berada dalam tahap kajian. PT ASDP Indonesia Ferry (Persero) belum menetapkan waktu operasional karena sejumlah aspek teknis dan regulasi masih harus dipersiapkan.
General Manager PT ASDP Indonesia Ferry Cabang Batam Reno Yulianto mengatakan, kajian dilakukan setelah ASDP berdiskusi dengan pelaku usaha dari Batam dan Johor melalui focus group discussion (FGD). Dari pembahasan tersebut, terlihat adanya prospek permintaan yang cukup menjanjikan.
ASDP kini berkoordinasi dengan pemerintah serta pemangku kepentingan di Indonesia dan Malaysia untuk memastikan kesiapan kapal, regulasi, hingga fasilitas pelabuhan. Di sisi Batam, Pelabuhan Bintang 99 Persada diproyeksikan menjadi titik keberangkatan karena fasilitasnya dinilai telah mendukung kebutuhan layanan RoRo.
Sementara itu, Terminal Feri Tanjung Belungkor di Johor masih memerlukan sejumlah peningkatan agar dapat melayani kapal RoRo secara optimal. Kedua pelabuhan tersebut berjarak sekitar 27 mil laut.
Berbeda dengan kapal kontainer, sistem RoRo memungkinkan kendaraan masuk langsung ke kapal menggunakan ramp, kemudian keluar kembali setelah mencapai pelabuhan tujuan. Mekanisme ini membuat proses pemindahan kendaraan dan barang menjadi lebih praktis serta efisien.
Rute Batam–Johor nantinya dirancang untuk mengangkut penumpang sekaligus kendaraan dan barang dengan kapasitas menengah. ASDP melihat sektor pariwisata dan logistik sebagai pasar potensial yang dapat dikembangkan melalui konektivitas tersebut.
ASDP berharap rute ini dapat direalisasikan pada tahun 2026, meski pelaksanaannya tetap bergantung pada hasil kajian dan terpenuhinya seluruh persyaratan operasional dari kedua negara.
Jika terealisasi, layanan RoRo Batam–Johor akan menjadi tambahan alternatif transportasi laut lintas negara. Selain memberikan kemudahan bagi wisatawan yang membawa kendaraan, jalur ini juga berpotensi memperlancar distribusi barang serta memperkuat aktivitas perdagangan dan konektivitas ekonomi antara Batam dan Johor. (Sn)