Rupiah Menguat dalam Transaksi Bank Indonesia, Dolar AS Turun ke Rp16.795

uang
Uang rupiah dan uang dolar AS

Jakarta|EGINDO.co Nilai tukar rupiah menunjukkan penguatan terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dalam transaksi Bank Indonesia (BI). Berdasarkan update terakhir BI per 19 Januari 2026, kurs dolar AS tercatat berada pada level Rp16.795,60, lebih rendah dibandingkan posisi sebelumnya di Rp16.964,40.

Penguatan rupiah ini mencerminkan membaiknya sentimen pasar terhadap mata uang domestik, seiring upaya Bank Indonesia menjaga stabilitas nilai tukar di tengah dinamika global yang masih penuh ketidakpastian. Penurunan kurs dolar AS tersebut juga mengindikasikan meredanya tekanan eksternal, terutama dari pergerakan mata uang global dan ekspektasi kebijakan moneter negara maju.

Bank Indonesia secara konsisten menegaskan komitmennya untuk menjaga stabilitas nilai tukar rupiah melalui bauran kebijakan moneter, termasuk intervensi di pasar valuta asing serta pengelolaan likuiditas. Langkah ini dinilai penting untuk mendukung stabilitas makroekonomi, mengendalikan inflasi impor, serta menjaga kepercayaan pelaku usaha dan investor.

Ke depan, pergerakan rupiah masih akan dipengaruhi oleh sejumlah faktor, antara lain arah kebijakan suku bunga global, kondisi neraca perdagangan Indonesia, serta aliran modal asing. Meski demikian, penguatan rupiah dalam transaksi BI ini memberikan sinyal positif bagi perekonomian nasional di awal 2026. (Sn)

Scroll to Top