Rupiah Melemah, Dolar AS di Perbankan Nasional Tembus Rp16.895

ilustrasi
ilustrasi

Jakarta|EGINDO.co  Nilai tukar rupiah terhadap dolar Amerika Serikat (AS) dibuka melemah pada perdagangan Jumat (26/9/2025). Mengutip data Bloomberg pukul 09.05 WIB, rupiah dibuka di level Rp16.791 per dolar AS, terkoreksi 0,25% atau 42,5 poin. Sementara itu, indeks dolar AS juga melemah tipis 0,08% ke posisi 98,47.

Pengamat forex Ibrahim Assuaibi memproyeksikan rupiah bergerak fluktuatif dengan potensi ditutup melemah di kisaran Rp16.740–Rp16.810. Menurutnya, pelemahan rupiah dipengaruhi faktor eksternal maupun domestik. Dari luar negeri, pasar merespons ketegangan geopolitik di Eropa usai Presiden AS Donald Trump melontarkan serangan retorika terhadap Rusia dalam pidatonya di PBB.
“Meski belum ada langkah konkret, pernyataan tersebut menambah risiko geopolitik, termasuk potensi sanksi yang bisa mengganggu ekspor Rusia,” ujarnya.

Dari dalam negeri, isu penerapan kembali pengampunan pajak atau tax amnesty jilid 3 juga ikut mewarnai pasar. RUU tentang Pengampunan Pajak telah masuk dalam Prolegnas 2026. Namun, Menteri Keuangan Purbaya Yudhi Sadewa menolak wacana itu karena dinilai rawan disalahgunakan.

Berikut kurs dolar AS di sejumlah bank besar pada Jumat pagi (26/9/2025):

  • BCA

    • E-rate: Beli Rp16.775 | Jual Rp16.795

    • TT counter: Beli Rp16.645 | Jual Rp16.945

    • Bank notes: Beli Rp16.595 | Jual Rp16.895

  • BRI

    • E-rate: Beli Rp16.698 | Jual Rp16.829

    • TT counter: Beli Rp16.610 | Jual Rp16.910

  • Bank Mandiri

    • Special rate: Beli Rp16.750 | Jual Rp16.780

    • TT counter / Bank notes: Beli Rp16.480 | Jual Rp16.830

  • BNI

    • Special rate: Beli Rp16.768 | Jual Rp16.803

    • TT counter / Bank notes: Beli Rp16.605 | Jual Rp16.855

Sebagai perbandingan, menurut Reuters pada Jumat pagi, pergerakan mayoritas mata uang Asia juga cenderung melemah terhadap dolar AS, seiring meningkatnya ketidakpastian global akibat tensi geopolitik.

Sumber: Bisnis.com/Sn

Scroll to Top