Washington | EGINDO.co – Menteri Luar Negeri AS Marco Rubio akan melakukan lawatan pertamanya ke Asia sejak memangku jabatannya, dengan melakukan perjalanan ke Malaysia minggu ini untuk bertemu dengan sekutu-sekutu ASEAN, kata kantornya pada Senin (7 Juli).
Dalam lawatan yang dimulai Selasa itu, Rubio, yang juga penasihat keamanan nasional AS, akan fokus pada kebijakan AS di Asia setelah berbulan-bulan pemerintahan Trump berkonsentrasi pada perang di Ukraina dan Timur Tengah.
“Dalam lawatan pertamanya ke Asia sebagai Menteri Luar Negeri, Menteri Rubio fokus untuk menegaskan kembali komitmen Amerika Serikat untuk memajukan kawasan Indo-Pasifik yang bebas, terbuka, dan aman,” kata juru bicara Tammy Bruce dalam sebuah pernyataan, menggunakan kata-kata tradisional Washington yang mengacu pada pengaruh Tiongkok yang semakin besar di kawasan Asia-Pasifik.
Seperti halnya lawatan pejabat AS ke Asia, Tiongkok akan menjadi bahan tertawaan di tengah kekhawatiran atas perilaku ekspansifnya di Laut Cina Selatan, yang dianggap Amerika Serikat sebagai provokatif.
Kunjungan tersebut juga dilakukan saat banyak negara di seluruh dunia tengah menunggu langkah selanjutnya dalam perang tarif Presiden Donald Trump. Pungutan besar-besaran yang diumumkan pada bulan April sebagian besar ditangguhkan, karena Washington terlibat dalam negosiasi dengan kawan maupun lawan.
Batas waktu tarif akan berakhir pada hari Rabu, dengan Trump mengisyaratkan pungutan tinggi akan kembali diberlakukan pada tanggal 1 Agustus untuk mitra dagang mana pun yang tidak membuat kesepakatan.
Saat mengunjungi Kuala Lumpur pada hari Kamis dan Jumat, Rubio akan bertemu dengan rekan sejawatnya dari Rusia dan Tiongkok, Sergei Lavrov dan Wang Yi.
Sumber : CNA/SL