Rubio Bertemu Wang Yi China di Malaysia di Tengah Ketegangan Perdagangan

Marco Rubio bertemu Wang Yi di Malaysia
Marco Rubio bertemu Wang Yi di Malaysia

Kuala Lumpur | EGINDO.co – Menteri Luar Negeri Amerika Serikat Marco Rubio akan bertemu dengan Menteri Luar Negeri Tiongkok Wang Yi di Kuala Lumpur pada hari Jumat (11 Juli), demikian pernyataan Departemen Luar Negeri, dalam pertemuan tatap muka pertama antara kedua pemimpin.

Diplomat tertinggi Washington tiba di Malaysia pada hari Kamis dalam lawatan pertamanya ke Asia sejak menjabat. Di sana, ia bergabung dengan para menteri luar negeri dari 10 negara anggota Perhimpunan Bangsa-Bangsa Asia Tenggara (ASEAN) di Kuala Lumpur dan bertemu dengan para pejabat senior Malaysia serta mitranya dari Rusia, Sergei Lavrov.

Kunjungan ini merupakan bagian dari upaya untuk memperbarui fokus AS di kawasan Indo-Pasifik dan melihat lebih jauh dari konflik di Timur Tengah dan Eropa yang telah menyita banyak perhatian pemerintahan Trump.

Rubio akan menghadiri KTT Asia Timur dan forum regional ASEAN pada hari Jumat, yang mencakup Jepang, Tiongkok, Rusia, Australia, India, Uni Eropa, dan lainnya.

Para analis mengatakan Rubio akan berupaya untuk menegaskan bahwa AS tetap menjadi mitra yang lebih baik daripada Tiongkok, saingan strategis utama Washington, selama kunjungan tersebut.

Pertemuannya dengan Wang terjadi di tengah meningkatnya ketegangan perdagangan, dengan Tiongkok minggu ini memperingatkan AS agar tidak menerapkan kembali tarif yang tinggi atas barang-barangnya bulan depan.

Beijing juga mengancam akan membalas negara-negara yang membuat kesepakatan dengan AS untuk memutus rantai pasokan Tiongkok.

Tiongkok, yang awalnya dikenai tarif melebihi 100 persen, memiliki waktu hingga 12 Agustus untuk mencapai kesepakatan dengan Gedung Putih guna mencegah Trump menerapkan kembali pembatasan impor tambahan yang diberlakukan selama pertukaran tarif balasan pada bulan April dan Mei.

Trump juga mengancam akan mengenakan tarif tambahan sebesar 10 persen kepada negara-negara yang tergabung dalam BRICS.

Awalnya terdiri dari Brasil, Rusia, India, Tiongkok, dan Afrika Selatan, kelompok BRICS sebagian besar dipandang sebagai upaya Tiongkok dalam membentuk kelompok ekonomi untuk melawan kekuatan Barat dan sejak itu telah meluas hingga mencakup anggota seperti Indonesia dan Iran.

Rubio mengatakan kepada wartawan pada hari Kamis bahwa ia kemungkinan juga akan menyampaikan kepada Wang kekhawatiran AS atas dukungan Tiongkok terhadap Rusia dalam perang melawan Ukraina.

“Tiongkok jelas mendukung upaya Rusia dan saya pikir secara umum, mereka bersedia membantu semampu mereka tanpa ketahuan,” ujarnya.

Trump awal pekan ini mengatakan bahwa Washington belakangan ini memiliki hubungan yang sangat baik dengan Tiongkok dan bahwa kedua rival strategis tersebut menjalin hubungan yang baik.

“Kami memiliki hubungan yang sangat baik dengan Tiongkok belakangan ini, dan hubungan kami dengan mereka sangat baik. Sejujurnya, mereka sangat adil dalam perjanjian perdagangan kami,” kata Trump, seraya menambahkan bahwa ia telah berbicara secara rutin dengan Presiden Tiongkok Xi Jinping.

Rubio pada hari Jumat juga akan bertemu dengan menteri luar negeri Jepang dan wakil menteri luar negeri Korea Selatan, hanya beberapa hari setelah Trump mengumumkan tarif 25 persen untuk kedua sekutu tersebut, yang akan berlaku efektif 1 Agustus.

Sumber : CNA/SL

Scroll to Top