Reshuffle Kabinet Malaysia, Ismail Sabri Jadi Wakil PM

Ismail Sabri Yaakob
Ismail Sabri Yaakob

Kuala Lumpur | EGINDO.co – Bapak Ismail Sabri Yaakob telah ditunjuk sebagai wakil perdana menteri Malaysia, sementara Bapak Hishammuddin Hussein sekarang menjadi menteri senior.

Portofolio pertahanan dan urusan luar negeri masing-masing tetap tidak berubah. Sebagai menteri senior, Bapak Hishammuddin akan mengambil alih peran menteri koordinator keamanan dari Bapak Ismail Sabri.

Dalam keterangannya, Rabu (7/7), Kantor Perdana Menteri mengatakan penunjukan itu akan meningkatkan kemampuan Perikatan Nasional (PN) dalam menghadapi pandemi COVID-19 dan memperkuat persatuan di antara partai-partai politik yang membentuk pemerintahan.

Pelantikan akan segera dilakukan.

Tentang peran baru Ismail Sabri, pernyataan itu mengatakan: “Penunjukan ini akan dapat membantu perdana menteri dalam mengelola administrasi negara dan memenuhi kebutuhan rakyat pada saat negara menghadapi krisis kesehatan dan ekonomi.”

Mr Hishammuddin akan membantu Perdana Menteri Muhyiddin Yassin dalam melaksanakan Rencana Pemulihan Nasional, tambahnya.

Ini adalah perombakan kabinet pertama sejak pemerintah PN mengambil alih kekuasaan pada akhir Februari tahun lalu, menyusul perebutan kekuasaan.

Ismail Sabri sebelumnya adalah salah satu dari empat menteri senior di Kabinet, yang tidak memiliki jabatan wakil perdana menteri. Dia telah memainkan peran penting dalam tanggapan Malaysia terhadap COVID-19, yang bertugas mengomunikasikan berbagai pembatasan.

Baik Bapak Ismail Sabri maupun Bapak Hishammuddin adalah politisi dari Organisasi Nasional Melayu Bersatu (UMNO). Bapak Ismail Sabri adalah salah satu dari tiga wakil presiden partai. Mr Hishammuddin tidak memegang posisi di dewan tertinggi partai saat ini.

Penunjukan itu dilakukan di tengah pembicaraan baru UMNO yang mempertimbangkan untuk keluar dari PN. Sementara UMNO telah memainkan peran penting dalam pembentukan pemerintahan PN, sejak itu UMNO mengancam akan menarik dukungan untuk Muhyiddin dalam perjalanannya untuk mendapatkan kembali dominasi politik di Malaysia.

Baca Juga :  11.000 Kasus COVID-19 Baru Di Malaysia, Rekor Ke-3 Seminggu

Media Malaysia melaporkan bahwa dewan tertinggi UMNO akan bertemu pada Rabu malam untuk membahas masalah ini.

Muhyiddin, presiden Parti Pribumi Bersatu Malaysia, hanya menguasai mayoritas tipis di parlemen.

Dia mampu menghindari tantangan kepemimpinan sejak keadaan darurat dicanangkan awal tahun ini. Parlemen akan duduk lagi mulai 26 Juli, setelah raja memutuskan agar majelis-majelis itu berkumpul kembali setelah pertemuan dengan para pemimpin politik kunci.

Sumber : CNA/SL