Rektor UPER: Penerima Beasiswa Memiliki Jaringan Kerja

Pradana Vian Prasetyo, alumni Program Studi Teknik Perminyakan UPER
Pradana Vian Prasetyo, alumni Program Studi Teknik Perminyakan UPER

Jakarta | EGINDO.co – Tidak melulu soal keringanan biaya, beasiswa ternyata memberi berbagai keuntungan bagi para penerimanya. Portal lowongan pekerjaan indeed, menyebutkan para penerima beasiswa cenderung memiliki jaringan yang luas dan prospek karir yang baik.

Hal ini dikatakan Rektor Universitas Pertamina (UPER) Jakarta, Prof. Ir. IGN Wiratmaja Puja, Ph.D., dalam wawancara daring, Selasa (21/6/2022) lalu bersama media.

Dikatakannya, setiap tahun UPER membuka pendaftaran beasiswa baik bagi mahasiswa baru maupun mahasiswa yang telah berkuliah di UPER. Tahun ini, menurut Prof Wirat, tak kurang dari 24 Milyar Rupiah dana digelontorkan untuk program beasiswa yang jenisnya beragam.

“Untuk mahasiswa baru misalnya, ada beasiswa yang kami tujukan bagi siswa/siswi dari sekolah unggulan atau sekolah yang memiliki kekhasan, yang berasal dari Daerah 3T, yang berprestasi secara akademik dan non-akademik, yang aktif di kegiatan organisasi, bahkan yang aktif di media sosial,” katanya menjelaskan.

Baca Juga :  Peraih Nobel Perdamaian Upaya Melindungi Kebebasan Pers

Sementara itu Pradana Vian Prasetyo, Alzahid Muhasabah, dan Prayogi, adalah tiga dari sejumlah alumni UPER yang kini berkarir di perusahaan ternama impiannya, berkat beasiswa.

Prayogi, alumni Program Studi Manajemen UPER, mengaku  berhasil meraih Indeks Prestasi Kumulatif (IPK) di angka 3,92. “Berkat menjadi penerima beasiswa, saya jadi terpacu untuk meraih nilai tinggi di setiap mata kuliah. Ditambah lagi, melihat teman-teman penerima beasiswa lain juga sangat bersemangat dalam belajar. Rasanya tidak ingin kalah,” kata alumni yang kini bekerja sebagai Cost Estimator & Business Development di PT Elnusa Fabrikasi Konstruksi tersebut.

Sedangkan menurut Alzahid, alumni Program Studi Ilmu Komputer UPER, berkat beasiswa dia juga termotivasi untuk selalu mengikuti ajang dan kejuaraan di berbagai level. “Ketika wawancara beasiswa, sebagai bentuk sumbangsih terhadap kampus yang telah memberikan beasiswa penuh, saya berjanji untuk terus mengukir prestasi,” katanya.

Baca Juga :  Eropa Sumbang Generator Untuk Ukraina Saat Musim Dingin Tiba

Selama berkuliah di UPER, tak kurang dari 17 penghargaan pernah diraihnya. Alzahid pernah meraih Juara 3 Research and Development di ajang Indonesia Entrepreneur TIK besutan Kementerian Komunikasi dan Informatika Republik Indonesia. Ia juga berkesempatan meraih penghargaan Best Design Award, Gold Award, dan IAJ Special Award di kejuaraan World Innovation Technology Expo (WINTEX) yang diselenggarakan Indonesian Invention and Innovation Promotion Association (INNOPA).

“Capaian IPK dan prestasi di luar kampus ini merupakan modal utama bagi saya untuk memoles CV jadi lebih menarik,” ucap alumni yang juga menerima Anugerah Prestasi Bidang Inovasi & Teknologi dari Universitas Pertamina tersebut.

Selama melakukan kerja praktik dan magang di sejumlah start-up, Alzahid juga selalu mengamati dan mencontoh etos kerja para seniornya. Ketika melakukan kerja praktik di Tokopedia misalnya, Alzahid banyak belajar, berkomunikasi, dan berkonsultasi dengan para profesional di sana.

Baca Juga :  Raksasa Mobil Jerman Menempatkan Taruhan Pada Mobil Hidrogen

“Berkat saran yang diberikan oleh para profesional tersebut, sebelum benar-benar terjun ke industri, saya memperbanyak pengalaman bekerja sebagai software engineer di beberapa perusahaan. Pengalaman praktis ini membuat saya berhasil mewujudkan mimpi saya menjadi software engineer di startup unicorn, Tokopedia,” katanya.

Prasetyo, alumni Program Studi Teknik Perminyakan UPER, mengutarakan, berkat capaian prestasi dan sederet kegiatan yang diikutinya selama menjadi penerima beasiswa, ia juga jadi lebih mudah dalam memetakan prospek karir masa depan.@

Rel/fd/TimEGINDO.co

 

Bagikan :
Scroll to Top