Zurich | EGINDO.co – Komisi Persaingan Usaha Swiss (COMCO) telah meluncurkan penyelidikan awal terhadap penghapusan fitur oleh Google yang memungkinkan pengguna ponsel untuk memilih untuk tidak menggunakan mesin pencari Google sebagai default, kata otoritas tersebut pada hari Selasa.
Fitur “Layar Pilihan” memungkinkan pengguna untuk memilih mesin pencari default mereka selama pengaturan awal perangkat Android baru mereka.
COMCO mengatakan Google telah menghapus fitur ini di Swiss, meskipun fitur tersebut masih tersedia di negara-negara lain di Eropa.
Akibatnya, mesin pencari Google dipaksakan sebagai opsi default untuk pengguna Swiss.
Google mengatakan pihaknya mengetahui penyelidikan tersebut. “Kami berharap dapat bekerja sama sepenuhnya dengan otoritas untuk menjawab pertanyaan mereka,” kata seorang juru bicara.
Di pasar digital, pengaturan default memainkan peran penting, kata COMCO, dengan penghapusan opsi tersebut membatasi visibilitas mesin pencari lain yang bersaing dengan Google ketika pengguna mengatur perangkat mereka.
“Praktik baru Google ini dapat memengaruhi kemampuan penyedia mesin pencari dan, secara lebih luas, penyedia layanan digital lainnya untuk bersaing,” kata COMCO.
“Hal ini juga menciptakan perlakuan yang tidak setara antara pengguna Swiss dan pengguna di Wilayah Ekonomi Eropa,” tambahnya.
Investigasi pendahuluan akan menentukan apakah ada indikasi persaingan tidak sehat berdasarkan Undang-Undang Kartel Swiss.
Google memiliki posisi dominan di pasar online Swiss, menguasai 82 persen pasar pencarian di negara tersebut, menurut Statcounter, sebuah perusahaan analisis web.
Sumber : CNA/SL